KOMA.ID, JAKARTA – Dompet Dhuafa bukanlah nama baru dalam isu Palestina. Sejak awal berdiri lebih dari tiga dekade lalu, lembaga filantropi Islam ini konsisten menyalurkan amanah masyarakat Indonesia untuk membantu rakyat Palestina.
Tidak hanya melalui pengiriman bantuan logistik dan medis, Dompet Dhuafa juga terlibat dalam misi penyediaan layanan darurat, termasuk armada ambulans di Gaza Utara yang hingga kini aktif mengevakuasi korban perang.
Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika sekaligus Ketua Delegasi Kemanusiaan dari Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini, menegaskan bahwa keterlibatan lembaganya dalam misi Global Sumud Flotilla adalah bentuk keberlanjutan perjuangan dan kami hari ini memberangkatkan 7 relawan yang terdiri tim medis,tim jurnalis, tim dokumentasi dan ketua delegasi.
“Dompet Dhuafa akan terus terlibat aktif dalam setiap langkah misi, hingga bantuan benar-benar dapat menembus blokade Israel di Gaza. Ini bukan pertama kali, dan InsyaAllah bukan yang terakhir. Komitmen kami jelas. Untuk memastikan solidaritas Indonesia sampai di tanah Palestina,” ujar Juwaini, Selasa (2/9/2025).
Dompet Dhuafa juga tercatat telah mengirimkan berbagai bentuk bantuan sejak konflik Gaza kembali memanas. Mulai dari distribusi paket pangan, layanan medis melalui mitra di lapangan, hingga membangun jejaring global untuk memastikan pasokan bantuan bisa masuk meskipun blokade ketat diberlakukan Israel.
Dukungan ini bagian dari Dompet Dhuafa yang tergabung dalam Indonesia Global Peace Convoy (IGPC) untuk bergabung dengan Global Sumud Flotilla, armada internasional yang berlayar menembus blokade Zionis Israel di Gaza.













