Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaKeamanan

Buntut Kericuhan Bone & Ambon, Masyarakat Diminta Tenang Waspadai Agenda Terselubung

Views
×

Buntut Kericuhan Bone & Ambon, Masyarakat Diminta Tenang Waspadai Agenda Terselubung

Sebarkan artikel ini
Buntut Kericuhan Bone & Ambon, Masyarakat Diminta Tenang Waspadai Agenda Terselubung

Koma.id Ketua Umum Pasukan Bawah Tanah (Pasbata), David Febrian, menyoroti eskalasi aksi unjuk rasa yang terjadi di beberapa daerah dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Ia memperingatkan bahwa isu-isu yang memecah belah anak bangsa berpotensi dimanfaatkan pihak-pihak tertentu untuk menggoyang stabilitas pemerintah.

Salah satu aksi terjadi di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, di mana ribuan warga menolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Pada Selasa (19/8/2025), massa mengamuk di depan Kantor Bupati Bone, Jalan Ahmad Yani, Watampone, setelah Bupati Andi Asman Sulaeman tidak kunjung menemui mereka. Kericuhan pun pecah, memaksa aparat kepolisian turun tangan untuk mengamankan lokasi.

Silakan gulirkan ke bawah

โ€œJangan sampai terbelah oleh agenda terselubung yang berupaya membenturkan sesama anak bangsa. Ada pihak asing yang mencoba memanfaatkan situasi untuk menggoyang stabilitas Prabowo-Gibran, tapi kita harus tetap solid dan bersatu,โ€ kata David Febrian, Rabu (20/8/2025).

Situasi memanas juga terjadi di Ambon, Maluku. Dua kelompok warga dari Desa Hitu dan Desa Hunut terlibat bentrok di pertigaan Durian Patah, Kecamatan Teluk Ambon, menyusul kasus penusukan seorang pelajar SMK hingga tewas, dengan korban berasal dari Desa Hitu.

Meski demikian ia meminta masyarkat untuk mempercayakan kepada aparat penegak hukum dalam menyelesaikan pelik persoalan tersebut guna menghindari bentrokan yang lebih meluas dan merugikan banyak pihak.

โ€œKetika situasi memanas, kesabaran dan koordinasi dengan pihak berwenang adalah kunci agar keamanan dan ketertiban tetap terjaga. Percayakan pada pada aparat kepolisian dalam menyelesaikan persoalan ini,โ€ tutup David Febrian.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.