Koma.id– Gelombang protes warga terhadap sistem seleksi penerimaan murid baru (SPMB) tahun 2025 kembali memanas di Tangerang Selatan. Kali ini, aksi demonstrasi datang dari warga RW 10 Pamulang Barat serta RW 07 dan RW 08 Sawah Baru yang melakukan unjuk rasa di sejumlah sekolah negeri, yakni SMAN 6, SMAN 10, dan SMPN 4 Tangsel.
Dalam aksi tersebut, warga bahkan menutup akses masuk ke tiga sekolah tersebut sebagai bentuk kekecewaan lantaran merasa tidak mendapat prioritas dalam jalur pendaftaran berbasis domisili. Ketua RW 10 Pamulang Barat, Suhendar, mengungkapkan kekecewaannya setelah mengetahui bahwa dari sembilan warganya yang mendaftar melalui jalur zonasi domisili, tidak ada satu pun yang diterima di dua sekolah yang terdekat dengan wilayah mereka.
Sementara itu, Ketua RW 08 Sawah Baru, Syaiful, menyampaikan aksi yang mereka lakukan bertujuan mendesak SMAN 10 Tangsel agar dapat mengakomodasi calon siswa dari RW 07 dan 08 yang lokasinya sangat dekat dengan sekolah tersebut.







