Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Olahraga

Duka Sepak Bola Portugal: Diogo Jota Dimakamkan, Ronaldo Absen, Mourinho Tersentuh

Views
×

Duka Sepak Bola Portugal: Diogo Jota Dimakamkan, Ronaldo Absen, Mourinho Tersentuh

Sebarkan artikel ini
Duka Sepak Bola Portugal: Diogo Jota Dimakamkan, Ronaldo Absen, Mourinho Tersentuh

Koma.id | Suasana haru menyelimuti Igreja de Matriz, Gondomar, Sabtu (05/07), saat jenazah Diogo Jota dan adiknya, Andre Silva, dimakamkan dalam prosesi tertutup yang dihadiri keluarga, rekan setim, dan tokoh-tokoh sepak bola dunia. Keduanya meninggal tragis dalam kecelakaan mobil di Zamora, Spanyol, hanya beberapa hari setelah Jota merayakan pernikahannya.

Hampir seluruh skuad Liverpool dan Timnas Portugal hadir memberikan penghormatan terakhir. Virgil van Dijk, Andy Robertson, Bruno Fernandes, hingga pelatih Roberto Martinez tampak mendampingi keluarga Jota dalam suasana duka mendalam. Bahkan Perdana Menteri Portugal, Luis Montenegro, turut melayat.

Silakan gulirkan ke bawah

Namun, ketidakhadiran Cristiano Ronaldo, kapten Timnas Portugal menjadi sorotan. Publik mempertanyakan absennya sang megabintang, terlebih setelah diketahui bahwa Ronaldo tengah berlibur di Mallorca. Kritik pun mengalir deras, terutama dari penggemar dan media lokal yang menilai kehadiran Ronaldo sebagai simbol solidaritas nasional.

Meski demikian, laporan dari The Mirror menyebut Ronaldo memilih tidak hadir demi menjaga kekhidmatan upacara. Ia khawatir kehadirannya justru akan mengalihkan perhatian media dari keluarga Jota. Melalui media sosial, Ronaldo menyampaikan belasungkawa mendalam.

“Ini sungguh tak masuk akal. Kita baru saja bersama di timnas, dan kamu baru menikah. Kepada keluargamu, istrimu, dan anak-anakmu, saya sampaikan belasungkawa dan doakan mereka diberi kekuatan yang sebesar-besarnya. Kami semua akan merindukan kalian.” Ujar Ronaldo.

Sementara itu, pelatih legendaris Jose Mourinho turut menyampaikan kesedihannya. Meski belum pernah melatih Jota secara langsung, Mourinho menyebut sang pemain sebagai sosok yang rendah hati dan pekerja keras.

“Diogo mewakili semua yang saya kagumi bukan mereka yang mencari ketenaran, tapi ketenaran yang datang karena kerja keras. Ini tragedi yang tak bisa diatasi siapa pun,” ujar Mourinho

Jota, yang wafat di usia 28 tahun, dikenal sebagai pemain yang tak hanya bersinar di lapangan, tetapi juga dicintai karena kepribadiannya. Ia meninggalkan istri dan tiga anak, serta jejak karier yang menginspirasi banyak orang.

Kini, dunia sepak bola berduka. Namun dalam duka itu, warisan Jota sebagai pemain dan pribadi yang dicintai akan terus hidup di hati rekan, pelatih, dan jutaan penggemar yang pernah bersorak untuknya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.