Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaNasionalPolitik

Opini Dihapus, Penulis Mengaku Diintimidasi TNI dan Istana Minta Bilang Begini

Views
×

Opini Dihapus, Penulis Mengaku Diintimidasi TNI dan Istana Minta Bilang Begini

Sebarkan artikel ini
Opini Dihapus, Penulis Mengaku Diintimidasi TNI dan Istana Minta Bilang Begini

Koma.id Dugaan intimidasi terhadap seorang penulis opini di media daring Detikcom memicu perhatian publik setelah artikel tulisannya yang berjudul “Jenderal di Jabatan Sipil: Di Mana Merit ASN?” viral dan kemudian dihapus dari laman media tersebut.

Penulis mengaku mengalami tekanan usai opini itu beredar luas. Artikel tersebut menyoroti kehadiran perwira tinggi TNI dalam jabatan sipil yang dinilai mengaburkan prinsip meritokrasi dalam pengangkatan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Silakan gulirkan ke bawah

Menanggapi isu tersebut, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayor Jenderal Kristomei Sianturi, meminta agar tidak ada pihak yang berspekulasi atau menyebarkan narasi miring terkait dugaan intimidasi tersebut.

Ia justru mendorong agar penulis yang merasa terintimidasi segera melapor kepada aparat penegak hukum ataupun langsung ke TNI apabila benar ada anggota prajurit yang terlibat dalam tindakan intimidatif.

Sementara itu, dari sisi pemerintah, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office/PCO), Hasan Nasbi, menegaskan bahwa pemerintah tetap menjunjung tinggi perlindungan terhadap hak asasi manusia dan kebebasan pers sebagaimana dijamin oleh konstitusi dan peraturan perundang-undangan.

Hasan menambahkan, pemerintah mendorong agar kasus dugaan intimidasi ini segera dilaporkan ke pihak berwenang agar bisa ditindaklanjuti secara terbuka dan transparan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.