Koma.id– Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa hubungan Indonesia dengan China tetap terjaga baik, meskipun pemerintah Indonesia tengah melakukan negosiasi dagang dengan Amerika Serikat terkait tarif impor.
Pernyataan tersebut disampaikan Airlangga menyusul langkah pemerintah Indonesia memilih jalur negosiasi bilateral untuk menghadapi kebijakan tarif tinggi yang diberlakukan Presiden AS saat itu, Donald Trump. Airlangga memastikan bahwa negosiasi tersebut hanya membahas relasi perdagangan antara Indonesia dan AS, tanpa menyangkutkan negara lain, termasuk China.
Di sisi lain, ketegangan dagang antara AS dan China berdampak langsung terhadap pasar Indonesia. Perang tarif tersebut menyebabkan produk-produk China, termasuk pakaian, membanjiri pasar Indonesia karena kesulitan masuk ke pasar AS akibat tarif yang tinggi. Kondisi ini menimbulkan kecemasan di kalangan pelaku usaha lokal.
Nah Lho! BGN Moratorium dan Audit Dapur MBG
Seorang pedagang pakaian tidur di Jakarta mengaku khawatir akan maraknya produk impor murah yang membanjiri pasar domestik.







