Koma.id, Jakarta – TPNPB-OPM berjanji akan terus berperang melawan militer Indonesia hingga dunia kiamat.
Pernyataan itu disampaikan ditengah kian maraknya pembunuhan terhadap warga sipil dan aparat keamanan yang dilakukan organisasi Papua merdeka tersebut.
Sebby Sambom selaku Jubir TPNPB OPM melalui siaran pers Rabu (16/4) mengatakan, Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari Undius Kogoya yang merupakan Panglima TPNPB Kodap VIII Intan Jaya bahwa pengiriman pasukan militer Indonesia ke wilayah perang di Intan Jaya sebagai tumbal negara demi mempertahankan Papua menjadi jajahan Indonesia, sementara korban aparat militernya terus berjatuhan di medan perang.
Bundaran HI Rawan Jambret WNA
Mereka juga menyebutkan, 10 dari total 36 komando wilayah daerah pertahanan (Kodap) di Papua mulai berperang. Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambom mewanti-wanti pendatang dari luar Papua agar meninggalkan wilayah konflik.
Sejumlah wilayah yang dinyatakan masuk ke zona konflik di Papua di antaranya Yahukimo, Pegunungan Bintang, Nduga, Puncak Jaya, Intan Jaya, Maybrat, Dogiyai, Paniai, dan Deiyai. Sebby menyatakan, kelompoknya menyebut kondisi itu sebagai perang tahapan







