Koma.id– Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia segera memberikan penjelasan resmi kepada Komisi I DPR RI terkait rencana Presiden Prabowo Subianto yang akan menampung 1.000 warga Gaza, Palestina, di Indonesia.
Puan menyampaikan, hingga saat ini belum ada kejelasan mengenai tujuan utama dari rencana tersebut, apakah sebatas evakuasi sementara atau justru mengarah pada relokasi permanen.
Puan menekankan, meski motif kemanusiaan menjadi landasan utama dari gagasan Presiden Prabowo, pemerintah tetap perlu mengedepankan transparansi dan akurasi informasi kepada publik dan lembaga legislatif. Sebab, sejak awal dilontarkan, rencana tersebut memicu sejumlah pertanyaan dan kekhawatiran di masyarakat.
Sebelumnya, dalam beberapa kesempatan, Presiden Prabowo Subianto menyatakan niatnya untuk membawa sekitar seribu warga Gaza ke Indonesia demi alasan kemanusiaan. Namun, belakangan Prabowo membantah bahwa rencana itu merupakan bentuk relokasi.
Meski demikian, rencana tersebut turut menuai respons kritis dari sejumlah pihak, termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ketua MUI Bidang Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim, menekankan gagasan Presiden Prabowo itu menimbulkan kontroversi di tengah publik. Untuk itu, rencana tersebut perlu dikaji ulang secara mendalam dan tidak terburu-buru direalisasikan.







