Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaInternasionalNasional

BNPP Perkuat Hubungan RI-Timor Leste Melalui Peresmian Jalur Perbatasan

Views
×

BNPP Perkuat Hubungan RI-Timor Leste Melalui Peresmian Jalur Perbatasan

Sebarkan artikel ini
BNPP Perkuat Hubungan RI-Timor Leste Melalui Peresmian Jalur Perbatasan

Koma.id | NTT –Nuansa adat dan diplomasi menyatu dalam peresmian jalur perlintasan resmi yang menghubungkan Republik Indonesia dan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) melalui Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu Napan dan Border Post Oesilo. Upacara penuh makna ini berlangsung pada Kamis (10/04/25) di Kecamatan Bikomi Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, menjadi simbol kerja sama erat kedua negara.

Peresmian ini diawali sehari sebelumnya dengan ritual adat pemotongan hewan oleh tetua adat Napan, sebuah penghormatan kepada kearifan lokal. Suasana syukur terlihat saat misa bersama pastor dari kedua negara digelar, diiringi tarian selamat datang dan pengumandangan lagu kebangsaan “Indonesia Raya” serta “Patria Patria” milik Timor Leste.

Silakan gulirkan ke bawah

Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman, yang mewakili Tito Karnavian selaku Kepala BNPP, menyampaikan optimismenya terhadap dampak jalur ini bagi kawasan perbatasan.

“Perlintasan PLBN Napan-Border Post Oesilo dibuka untuk mendorong peningkatan perekonomian masyarakat kawasan perbatasan,” ujar Makhruzi.

BACA JUGA : Sekretaris BNPP-RI Makhruzi Rahman Resmi Sandang Pangkat Komjen: Dedikasi untuk Perbatasan Indonesia

Deputi BNPP RI, Dr. Nurdin, juga menegaskan pentingnya jalur resmi ini dalam memberikan perlindungan dan kemudahan kepada masyarakat perbatasan.

“Kami berharap perlintasan resmi ini dapat mencegah penggunaan jalur tidak resmi serta memastikan semua pelintas batas tercatat secara sah,” tambah Nurdin.

Pelepasan Perlintasan Perdana Melalui Imigrasi PLBN Napan Jalur Ekspor-Impor
Pelepasan Perlintasan Perdana Melalui Imigrasi PLBN Napan Jalur Ekspor-Impor

Acara peresmian ditandai dengan pembacaan pernyataan bersama dalam Bahasa Indonesia dan Tetun Porto serta dentang gong dan alat tradisional adat sebagai simbol persatuan. Momentum ini juga diiringi pelepasan perlintasan perdana melalui konter Imigrasi PLBN Napan dan jalur ekspor-impor kendaraan yang siap menggerakkan aktivitas perdagangan lintas batas.

PLBN Napan, yang sempat tidak aktif sejak pandemi COVID-19, kini kembali menjadi pintu gerbang antarnegara. Fasilitas modern yang disiapkan diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat serta arus barang, menjadikan kawasan perbatasan lebih tertib dan strategis.

BACA JUGA : Aksi Langsung Komjen Makhruzi: Tingkatkan Pelayanan Perbatasan Saat Mudik

PLBN ini adalah satu dari tujuh PLBN Terpadu yang telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Oktober 2024, sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2015 dan Nomor 1 Tahun 2019 tentang percepatan pembangunan kawasan perbatasan.

Dengan peresmian PLBN Napan, Indonesia dan Timor Leste tidak hanya mempererat hubungan bilateral tetapi juga membuka peluang bagi pertumbuhan ekonomi lokal. Kawasan perbatasan kini hadir sebagai simbol harmoni tradisi dan diplomasi, menjembatani dua bangsa menuju masa depan yang lebih baik.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.