Koma.id– Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menanggapi isu reshuffle kabinet yang mencuat di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Ia optimistis bahwa kader-kader Golkar tetap aman dalam komposisi Kabinet Merah Putih.
Menurut Bahlil, Presiden Prabowo memahami betul kapasitas dan kontribusi kader Partai Golkar di pemerintahan. Ia meyakini bahwa partainya telah menunjukkan kinerja yang solid dalam mendukung kebijakan nasional.
Saat ini, Partai Golkar menempatkan delapan menteri, tiga wakil menteri, serta satu Gubernur Lemhanas di pemerintahan. Bahlil menegaskan bahwa Golkar akan terus berada di garis depan dalam menopang jalannya pemerintahan Prabowo Subianto.
“Kami yakin, Golkar, insyaallah semua baik-baik saja,” ucap Menteri ESDM itu.
Ia juga menekankan bahwa keputusan reshuffle sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden. Oleh karena itu, menurutnya, tidak perlu ada spekulasi berlebihan mengenai perombakan kabinet.
“Biarkan jangan kita mencampuri, mengomentari, apalagi menganalisa berlebihan tentang apa yang menjadi prerogatif Bapak Presiden,” ungkap dia.
Sementara itu, Presiden Prabowo sebelumnya menegaskan bahwa dirinya tidak akan ragu untuk mengambil tindakan terhadap pihak-pihak yang masih membandel. Ia menyoroti pentingnya loyalitas dan komitmen dalam menjalankan program pemerintahan.
Dalam pidatonya di Resepsi Harlah Nahdlatul Ulama (NU) di Istora Senayan, Prabowo mengingatkan bahwa ia telah memberi kesempatan untuk berbenah dalam 100 hari kerja pertamanya. Jika masih ada yang tidak sejalan dengan arah kebijakan pemerintahannya, ia siap mengambil tindakan tegas, yang diartikan banyak pihak sebagai sinyal kuat reshuffle kabinet.







