Koma.id– Kasus pagar laut misterius yang ditemukan di perairan Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Banten, masih menjadi teka-teki. Direktorat Kepolisian Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya hingga kini belum menemukan indikasi tindak pidana dalam kasus ini. Penyelidikan kini berada di bawah koordinasi Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), dengan Polda Metro Jaya menunggu hasil temuan PSDKP sebelum melangkah lebih jauh.
Keberadaan pagar laut ini menjadi perhatian serius, terutama karena dampaknya terhadap aktivitas nelayan setempat. Para nelayan merasa dirugikan dan menuntut kejelasan atas status dan tujuan dari pagar yang dianggap menghalangi wilayah tangkap ikan mereka.
Di tengah lambannya penanganan kasus, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan kritikan tajam. Ia mengisyaratkan bahwa pemerintah belum menunjukkan keseriusan dalam mengusut kasus ini.
Sementara itu, mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mendesak agar tidak ada pihak yang menutupi kasus ini. Ia meminta kementerian yang terkait dengan penerbitan izin dan sertifikat pagar laut untuk transparan.







