Koma.id– Sejumlah organisasi pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara terkait tuduhan yang menyebutkan Jokowi masuk nominasi sebagai salah satu tokoh terkorup 2024 versi Organisasi Jurnalisme Investigasi (OCCRP). Tuduhan tersebut telah menuai berbagai reaksi keras dari relawan dan partai politik yang mendukung Jokowi.
Sekretaris Jenderal Pro Jokowi (Projo), Handoko, dengan tegas mengkritik laporan OCCRP, menyebutnya sebagai sebuah framing yang menyesatkan.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan Jokowi dalam menuntaskan berbagai kasus korupsi serta dampak positif bagi pembangunan nasional menjadi bukti konkret bahwa penilaian OCCRP tidak berlandaskan fakta yang akurat.
Reaksi serupa juga datang dari Bara JP, yang menganggap tuduhan tersebut sebagai sebuah kesalahan besar. Ketua Umum Bara JP, Utje Gustaaf Patty, mengungkapkan ketidaksetujuannya terhadap klaim OCCRP dan berencana untuk membawa laporan tersebut ke ranah hukum.
Di sisi lain, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) turut mengeluarkan pernyataan yang menguatkan posisi Jokowi. PSI menegaskan bahwa Presiden Jokowi tidak pernah memperkaya diri sendiri maupun orang lain secara tidak sah selama masa jabatannya.







