Koma.id– Tragedi berdarah kembali menghantui Papua. Serangan brutal yang diyakini pihak keluarga korban dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Selasa (10/12/2024) di Lanny Jaya mengakibatkan dua anggota Polres Lanny Jaya gugur, sementara seorang warga sipil mengalami luka tembak.
Dua korban jiwa dalam serangan tersebut adalah Ipda Anumerta Hidayat Suratnoharto dan Brigpol Tri Yudha Argadianto, yang tewas saat menjalankan tugas. Di sisi lain, seorang warga sipil bernama Bastam (43) harus menerima luka tembak akibat serangan yang berlangsung secara mendadak dan mematikan.
Serangan ini kembali menunjukkan wajah kebrutalan KKB yang tak hanya menargetkan aparat keamanan, tetapi juga warga sipil. Tuty Ariaswati, istri dari salah satu korban, mendesak aparat keamanan harus bergerak cepat untuk menangkap anggota KKB pelaku penembakan tersebut.
“Mereka itu jahat banget, Mas. Kami ini enggak rela. Bukan cuma saya yang jadi korban, tapi ibu-ibu Bhayangkari lainnya juga mengalami hal yang sama. KKB sangat brutal dan tidak manusiawi. Pelaku harus segera ditangkap dan ditindak,” kata Tuty, Minggu (15/12/2024).
Lebih lanjut, ia juga menyentil adanya standar ganda terkait isu pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang kerap disematkan kepada aparat keamanan, namun seolah menutup mata atas kebiadaban KKB.
“Kenapa kalau mereka membunuh aparat, tidak ada yang menyebut pelanggaran HAM? Tapi kalau aparat membela diri, langsung dibilang pelanggaran HAM. Ini tidak adil dan tidak manusiawi. Harapan saya, KKB harus ditindak tegas,” tegasnya.







