Koma-id- Program ‘Lapor Mas Wapres’ yang dibuka oleh Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, pada Minggu (10/11) lalu, ternyata menuai pro dan kontra. Gibran melalui akun Instagram-nya mengumumkan layanan ini sebagai wadah bagi masyarakat untuk mengadukan masalah langsung kepada pejabat tinggi negara.
Namun, hingga kini, sebanyak 400 laporan telah masuk, dengan mayoritas berasal dari pelapor yang datang langsung ke tempat layanan tersebut.
Namun, di dunia maya, layanan ini justru mendapat sorotan tajam. Warganet, khususnya di media sosial X, mengkritik program ini sebagai langkah yang tidak efektif. Pasalnya, layanan tersebut hanya mampu menampung 50 laporan per hari, sementara jumlah masalah yang harus ditangani sangat besar.
Beberapa warganet bahkan menghitung, dengan jumlah laporan yang masuk, dibutuhkan berpuluh tahun untuk memprosesnya semua.
Meskipun demikian, pihak Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi tetap membenarkan bahwa program ini sudah berjalan sesuai rencana, dan diharapkan dapat meningkatkan responsivitas pemerintah terhadap masalah masyarakat.







