Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Publik Jangan Percaya Opini Akun Fufafafa Milik Gibran

Views
×

Publik Jangan Percaya Opini Akun Fufafafa Milik Gibran

Sebarkan artikel ini
Soal Akun Fufufafa, TKN Pragib : Mas Gibran Bilang Bukan, Tentu Kita Harus Percaya

Koma.idGibran Rakabuming Raka telah membantah kepemilikannya terkait akun Fufufafa yang kerap menghina Prabowo Subianto.

Namun masih ada pihak yang meyakini bahwa akun Fufufafa yang kerap menghina Prabowo itu adalah milik Gibran Rakabuming Raka.

Silakan gulirkan ke bawah

Pakar telematika, Roy Suryo meyakini betul bahwa akun Fufufafa adalah benar milik Gibran Rakabuming Raka.

Untuk memperkuat dugaannya tersebut, Roy Suryo melakukan penelusuran khusus dengan melakukan pendekatan psikologi dan menemukan beberapa data.

Di antaranya yakni kebiasaan dan time frame dari akun Fufufafa.

Kini Gibran mendapatkan pembelaan dari sejumlah tokoh terkait polemik akun Fufufafa.

Beberapa pihak yang membela Gibran di antaranya yaitu:

1. Menkominfo Budi Arie

Budi Arie menegaskan akun Fufufafa bukan milik Gibran.

“Bukanlah, bukan (Gibran),” kata Budi saat ditemui di DPR RI, Jakarta, Selasa (10/9/2024) sore.

Terpisah, Budi Arie juga menyatakan bahwa hal ini sebagai bentuk upaya adu domba.

“Bukan, bukan (milik Gibran). Itu upaya adu domba,” ujar Budi Arie singkat saat di kawasan Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/9/2024).

Meski demikian, Budi mengaku belum mengetahui siapa pemilik akun tersebut.

“Ya mana saya tahu,” lanjutnya.

Pihaknya mengatakan, Kominfo saat ini tengah menelusuri siapa pemilik akun Kaskus Fufufafa yang berisi hinaan terhadap presiden terpilih Prabowo Subianto pada masa Pemilu 2014.

“Sudah kita track. Ada tim yang mengecek, yang pasti bukan punya Mas Gibran,” tegas Budi Arie.

2. Komandan Pemilih Muda TKN Prabowo-Gibran

Bantahan juga turut disampaikan Komandan Pemilih Muda TKN Prabowo-Gibran, Arief Rosyid Hasan.

Arief memastikan akun Fufufafa bukan milik putra sulung Jokowi.

Ia pun meminta masyarakat tidak mempercayai isu yang beredar di media sosial.

“Mas Gibran sudah sampaikan kan bahwa itu tidak benar ya. Ya kita kan mesti tabayyun ya, jadi bangsa ini juga mesti lebih bijak. Apalagi para pengguna medsos dan lain-lain.”

“Karena begitu Mas Gibran sudah bilang bukan, tentu ya kita harus juga percaya. Enggak boleh kita berprasangka negatif atau bahkan memfitnah,” kata Arief dalam acara soft launching Muda Menyala di TKN Fanta HQ, Menteng, Jakarta, Rabu (11/9/2024).

3. Ketua Harian Gerindra Sufmi Dasco

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan Prabowo tidak ambil pusing soal akun tersebut.

Bahkan, lanjut Dasco, Prabowo tidak pernah membahas apapun soal akun tersebut.

“Setahu saya, Pak Prabowo enggak terlalu pusing yang gitu-gitu,” kata Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Kamis (12/9/2024) lalu dikutip dari Kompas.com.

Pihaknya pun menegaskan hal ini tidak membuat keretakan antara Prabowo dan Gibran.

“Jadi akun itu aja enggak sempat dibahas apa-apa, bagaimana kemudian ngebikin keretakan, kan gitu,” ujar Dasco.

4. Eks Komandan Relawan TKN

Eks Komandan Relawan TKN Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024, Haris Rusly Moti menyebut tujuan utama dimunculkannya rumor-rumor tersebut untuk melemahkan konsolidasi pemerintahan Prabowo-Gibran di awal masa pemerintahan.

“Seperti akun Fufufafa sengaja diviralkan untuk tujuan merenggangkan hubungan baik presiden terpilih Prabowo Subianto dengan Presiden Jokowi dan wapres terpilih Gibran Rakabuming Raka,” kata Haris.

Namun, pihaknya meyakini upaya tersebut gagal.

Sebab, Haris meyakini Prabowo dan Gibran hanya melihat rumor yang beredar sebagai hiburan.

“Saya cukup yakin upaya adu domba yang dilakukan dengan menebar rumor dan intrik halus seperti itu Insya Allah menuai hasil tangan hampa, gagal,” ucap Haris.

6. Bendahara Umum Relawan Projo

Bendahara Umum Relawan Projo Panel Barus pun mengeklaim, hubungan Jokowi, Prabowo, dan Gibran sama sekali tidak terganggu dengan cuitan Fufufafa.

Publik juga diminta tidak bingung dengan hubungan tiga tokoh tersebut karena ketiganya sama-sama sedang adem ayem.

“Saya pikir upaya-upaya itu tidak akan pernah berhasil, upaya-upaya itu pasti akan gagal. Yang terkini adalah isu terkait akun Fufufafa, saya pikir ini juga sama, ini juga upaya dari pihak-pihak yang menjalankan politik pecah belah,” ujar Panel di DPP Projo, Jakarta Selatan.

6. Politikus Golkar

Politikus Partai Golkar Dave Laksono yakin mengatakan akun Kaskus Fufufafa bukanlah milik Gibran.

Anggota Komisi I DPR RI ini justru berpandangan ada yang ingin membuat perpecahan di dalam pemerintahan baru.

“Kan sudah disampaikan di media dan itu sudah cukup bahwa itu bukan Gibran dan itu orang yang ingin memicu perpecahan,” kata Dave di Kantor Pusat Pimpinan Kolektif (PPK) Kosgoro 1957, Jakarta Selatan, baru0baru ini.

Menurut Dave, masalah ini tidak pernah dibahas dalam internal Koalisi Indonesia Maju (KIM).

Pakar telematika, Roy Suryo meyakini betul bahwa akun Fufufafa adalah benar milik Gibran Rakabuming Raka.

Untuk memperkuat dugaannya tersebut, Roy Suryo melakukan penelusuran khusus dengan melakukan pendekatan psikologi dan menemukan beberapa data.

Di antaranya yakni kebiasaan dan time frame dari akun Fufufafa.

“Orang itu kan punya kebiasaan, dan ini nggak bisa diubah. (Orang juga) punya time frame yang bisa kita selidiki satu per satu, ini yang saya gunakan untuk identifikasi (akun Fufufafa)” jelas Roy Suryo dalam siniar bersama mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto, yang tayang pada Jumat (13/9/2024).

Roy menjelaskan, ia melakukan pemetaan untuk mengetahui pola akun Fufufafa.

Dari pemetaan itu, ujar Roy, terungkap akun Fufufafa pernah memasuki situs-situs dewasa.

“Pertama, saya lakukan pemetaan, sehingga kita dapatkan polanya. Dari situlah kita dapat, (akun Fufufafa) sering masuk ke situs-situs (dewasa),” kata Roy.

Dari pemetaan itu juga, lanjut Roy, diketahui akun Fufufafa memiliki kaitan dengan akun X diduga milik Gibran, @rkgbrn.

Roy kemudian mengungkapkan, akun X @rkgbrn pernah disebut dua kali oleh akun @kaesangp milik adik Gibran, Kaesang Pangarep.

Pertama, saat akun @kaesangp mengonfirmasi pemilik @rkgbrn tak bisa login karena lupa sandi.

Kedua, ketika @kaesangp mengucapkan ulang tahun kepada @rkgbrn dan ibunya.

“Kita menemukan ada hubungan antara Fufufafa dengan @rkgbrn. Dari @rkgbrn ini, dia lupa password-nya, nggak bisa login.”

“(Kemudian) dikonfirmasi oleh orang yang namanya sangat kita kenal sekarang, @kaesangp. (Akun) @kaesangp jelas betul Kaesang Pangarep,” ungkap Roy.

“(Akun) @kaesangp ini pernah mengucapkan selamat ulang tahun kepada Ibu dan Fufufafa. Itu jelas betul dialamatkan ke @rkgbrn,” imbuhnya.

Bukti lain yang mengindikasikan Fufufafa adalah milik Gibran, adalah saat akun tersebut bertanya mengenai gunting steak.

Akun Fufufafa diketahui bertanya lokasi pembelian gunting steak di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta.

Kemudian, di hari yang sama, tiga jam setelah Fufufafa menuliskan soal gunting steak, akun X @Chili_Pari menanyakan hal serupa.

Akun X katering milik Gibran itu juga bertanya di mana bisa membeli gunting steak di PIK.

“Ada lagi yang menarik, Fufufafa itu sempat menuliskan mencari gunting steak di PIK.”

“Tiga jam berikutnya, di tanggal yang sama, itu kemudian dicuitkan oleh @Chili_Pari. Chili Pari itu nama kateringnya Gibran,” jelas Roy.

Alasan Roy meyakini akun Fufufafa adalah Gibran, sebab penulisan dan tanda baca yang digunakan oleh Fufufafa dan @Chili_Pari sangat mirip.

“Cara penulisan gw (gue), itu sama persis, sampai di tanda bacanya. Itu bukan copas, itu kebiasaan orang menulis,” tegasnya.

Lebih lanjut, Roy menuturkan soal artikel lawas yang memuat pernyataan politisi Demokrat, Andi Arief.

Dalam artikel itu, Andi Arief menyebut anak pertama Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghilang.

Akun Fufufafa lantas menanggapi pemberitaan itu.

“Kemarin netizen mengucapkan terima kasih kepada Andi Arief. Dulu, Andi Arief sempat menyinggung anak Presiden ini menghilang. Ini yang jawab Fufufafa, ‘Gue nggak ngilang’,” ungkap Roy.

Terakhir, Roy menyinggung jawaban Fufufafa saat perusahaan Presiden Jokowi dikabarkan mengalami kebangkrutan pada 2014 lalu.

Roy menyebut akun Fufufafa menjawab secara detail mengenai kabar tersebut.

Menurutnya, apabila Fufufafa dikelola oleh orang lain, maka tak mungkin untuk memberikan jawaban sedemikian rupa.

“Ada peristiwa di tahun 2014, ketika ada seseorang mengatakan soal kebangkrutan yang dialami perusahaan Jokowi. Yang jawab Fufufafa ini, dengan sangat detail.”

“Sampai menyangkut keluarga atau omnya dia. Kalau itu seorang admin, katakanlah begitu, dia tidak akan mungkin menjawab secara detail seperti itu. Sangat tidak mungkin kalau ini tidak ada kaitannya sama sekali,” pungkasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.