Koma.id – Kanker adalah penyakit yang sering menjadi momok yang menakutkan. Untuk itu setiap tanggal 4 Februari diperingati sebagai hari kanker sedunia, dimana pada momen tersebut kita diingatkan untuk meningkatkan kesadaran dalam upaya mencegah penyakit kanker.
Salah satu kangker yang menjadi pembunuh nomor satu wanita di Indonesia adalah kanker serviks (kanker leher rahim) atau disebut juga kanker mulut rahim.
Meski demikian, masih banyak perempuan Indonesia kurang peduli terhadap pemeriksaan kesehatan rahim, karena merasa tidak ada gejala dan takut untuk pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat ( IVA ) yang merupakan cara sederhana untuk mendeteksi kanker leher rahim sedini mungkin.
Puskesmas Cipinang Melayu menjadi percontohan untuk pemeriksaan IVA bagi warga kelurahan Cipinang Melayu yang ingin diperiksa, tanpa ada biaya alias Gratis, yang saat ini di Wisma 354, pangkalan jati Jakatra Timur.
Para warga Cipinang Melayu sangat antusias untuk pemeriksaan IVA tersebut, seperti Agustine fitriyah, yang sudah dua kali mengikuti pemeiksaan untuk menjaga kesehatan.
โDisini sedang digalakkan di RT/RW melalui Grup WhatsApp jadi kita ikut deh dan ini yang kedua kalinya, yang pertama tahun 2019 sebelum pandemi.โ Ujar Agustine fitriyah.
Bahkan ada pasien yang baru tau terinveksi, namun sangat bersyukur bisa diketahui sejak dini, dan langsung di rujuk ke puskesmas yang lebih besar.
โAlhmdulillah jadi ketauan dari sekarang, jadi bisa diobatin sangat bermanfaat banget jadi bisa cepet-cepet diobatin, padahal saya sih merasa sehat-sehat aja, sekarang saya dirujuk ke Puskesmas Kecamatan Makasar .โ
Drajat imam santoso, Tim Perintis Female Kanker Program FKUI (Fakultas Kedokteran Universita Indonesia) melakukan program jemput bola keliling sebagai contoh test IVA yang bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja.
โProgram jemput bola ini jurus yang sangat ampuh, karena kalau ke puskesmas saja perlu biaya naik ojek dan sebagaimana, namun dengan catatan dilakukan ditempat tertutup.โ
Drajat menambahkan keuntungannya melakukan pemeriksaan tersebut hasilnya bisa langsung keliatan, tanpa menunggu lama.
โCepet kok hasilnya, sambil ngobrol saja sebelum bangun dari tempat tidur sudah selesai, namun disarankan yang pertama yang sudah menikah saja dulu dan kondisi ibu-ibu yang masih sehat saat diperiksa, jangan sudah sakit baru diperksa, jadi agak ada kesulitan nantinya.โ Tutup Drajat imam.
Kanker serviks disebabkan oleh Human Papiloma Virus (HPV), tidak menimbulkan gejala dan perkembangannya dapat terjadi dalam 3-17 tahun.
Tapi kanker serviks dapat dicegah dan dengan pemeriksaan lebih dini. Tingginya korban kanker serviks di Indonesia karena mayoritas penderita yang datang berobat sudah terlambat atau stadium lanjut.
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kanker serviks:
1. Terapkan pola hidup sehat agar sistem kekebalan tubuh terjaga.
2. Jauhi merokok.
3. Hindari seks sebelum menikah atau di usia belasan tahun.
4. Hindari berhubungan seks selama masa haid
5. Hindari berhubungan seks dengan banyak partner.
6. Rutin menjalani tes IVA / Pap Smear.
7. Melakukan vaksinasi HPV











