Koma.id – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengecam keras Israel yang memasang spanduk propaganda di Rumah Sakit Indonesia di Gaza.
Diketahui, Israel telah memasang spanduk Roaring Lion di reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza.
Saat konflik dengan Hamas memuncak, Rumah Sakit Indonesia di Gaza menjadi sasaran serangan pasukan Israel.
Roaring Lion merupakan kampanye serangan udara Israel ke Iran pada Februari 2026. Operasi itu juga telah menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, dan sejumlah petinggi penting negara tersebut.
“Indonesia mengutuk keras dan memprotes pemasangan spanduk Roaring Lion oleh pasukan Israel di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza,” bunyi pernyataan Kemlu RI di media sosial X, Rabu (22/4/2026).
Mulai Besok Warga Bisa Ikuti Walking Tour dan Nikmati Wisata Edukasi di Balai Kota Jakarta
“Penggunaan simbol dan propaganda militer di atas reruntuhan rumah sakit yang hancur, terutama jika dikaitkan dengan operasi militer tertentu, merupakan tindakan yang sangat provokatif dan tidak dapat dibenarkan.”
Kemlu menegaskan Rumah Sakit Indonesia adalah fasilitas sipil yang didedikasikan untuk menyediakan layanan medis bagi masyarakat Gaza, bukan untuk propaganda atau intimidasi militer.
“Tindakan ini merupakan penghinaan terhadap fasilitas kemanusiaan yang dibangun dari solidaritas rakyat Indonesia untuk rakyat Palestina,” tuturnya.
Kemlu RI menegaskan rumah sakit dan semua fasilitas medis harus dihormati dan dilindungi berdasarkan hukum humaniter internasional.
“Indonesia menyerukan kepada Israel untuk menghentikan semua tindakan yang melanggar perlindungan infrastruktur sipil dan untuk memastikan pertanggungjawaban atas serangan terhadap fasilitas medis di Gaza,” bunyi pernyataan Kemlu RI.
Rumah Sakit Indonesia luluh lantak setelah serangan militer Israel sejak Oktober 2023.
Bahkan Direktur Rumah Sakit Indonesia, dr. Marwan Al Sultan dilaporkan tewas karena serangan Israel ke kediamannya di Gaza pada Juli 2025.













