Koma.id, Jakarta – Desus anggaran proyek Ibu Kota Nusantara atau IKN diblokir ramai dibicarakan hari-hari ini. Isu itu mencuat usai Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan belum ada bujet yang direalisasikan untuk proyek ibu kota baru pada 2025.
Sementara Kepala Kantor Komunikasi Presiden (Presidential Communication Office/PCO) Hasan Nasbi menjelaskan, anggaran IKN diblokir tidak berarti tidak ada anggaran untuk IKN.
Menurutnya sudah ada anggaran untuk pembangunan IKN namun anggaran tersebut belum dibuka penggunaannya. Anggaran tersebut, kata Hasbi, ada di Kementerian Pekerjaan Umum dan juga Otorita IKN.
Roadshow Kebangsaan di Lampung, Ken Setiawan Ungkap Ancaman Paham Ekstrem di Kalangan Anak
Terpisah, Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menilai dengan diblokirnya anggaran IKN oleh Presiden Prabowo Subianto merupakan suatu langkah yang tepat. Dan pemblokiran anggaran IKN merupakan langkah revolusioner Prabowo demi kecintaannya kepada rakyat.
Sedangkan Direktur Pusat Riset Politik, Hukum, dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam, mengatakan pemblokiran anggaran IKN merupakan bargaining terbesar Prabowo kepada Presiden ke-7 Jokowi. Prabowo ingin menunjukkan tajinya ke Jokowi, bahwa saat ini pemegang kendali dirinya, tidak ada namanya Jokowi lagi di dalam pemerintahannya.














