Koma.id, Jakarta – Pemerintah telah memberikan lampu kuning mengenai pembelajaran selama bulan Ramadan.
Sebelumnya, ramai dibicarakan tentang libur Ramadan yang penuh pro-kontra. Tapi faktanya, pemerintah mengungkap fakta dan hal lain.
Eks Kompolnas Apresiasi Visi Polisi Bersama Masyarakat, Pengingat Penting bagi Personel Polri
Kebijakan ini bertujuan untuk menyesuaikan jadwal pembelajaran dengan semangat bulan suci tanpa mengurangi proses pendidikan bagi siswa.
Peristiwa 14 Oktober: Kelahiran Jenderal Hoegeng, KS Tubun, hingga Pelantikan Hosni Mubarak
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menjelaskan bahwa kebijakan ini tidak dianggap sebagai libur total. Organisasi keagamaan Muhammadiyah mendukung wacana pemerintah untuk meliburkan anak sekolah saat puasa Ramadhan 2025.
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir setuju dengan wacana libur sekolah saat Ramadhan 1446 Hijriah atau pada tahun ini. Haedar menuturkan, bulan Ramadhan seyogianya dijadikan sebagai momen penting untuk mendidik akhlak dan karakter anak.














