Koma.id– Isu reformasi militer kembali menjadi sorotan tajam publik. Sebuah agenda diskusi bertajuk “Seminar Nasional: Arus Balik Reformasi TNI di Tengah Krisis Demokrasi” dijadwalkan digelar Rabu, 8 Oktober 2025, di Gedung Nusantara II, Lantai 3 FISIP Universitas Indonesia.
Kegiatan ini digagas oleh Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan (SSR) bersama sejumlah lembaga seperti Imparsial, Centra Initiative, Front Mahasiswa Nasional (FMN), Koalisi Rakyat, PBHI, dan melibatkan HMKIS UI serta beberapa kelompok mahasiswa FISIP UI.
Tema yang diangkat menyentuh persoalan mendasar: apakah reformasi TNI benar-benar berjalan, atau justru mengalami arus balik di tengah krisis demokrasi?
Terpisah, YLBHI menilai terjadi pergeseran dari fungsi pertahanan murni ke “multifungsi”, di mana TNI semakin berperan dalam politik, pemerintahan, dan kegiatan bisnis suatu kondisi yang menurut YLBHI merupakan pengkhianatan terhadap mandat Reformasi 1998.








