Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaKeamanan

Diduga Gegara Operasi TNI di Papua 12 Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Tewas

×

Diduga Gegara Operasi TNI di Papua 12 Warga Sipil Termasuk Anak-Anak Tewas

Sebarkan artikel ini
Militer
Militer Indonesia (TNI).

Koma.id– Komnas HAM melaporkan sedikitnya 12 warga sipil, termasuk anak-anak dan kelompok rentan, tewas dalam operasi penindakan TNI terhadap kelompok separatis TPNPB-OPM di Kampung Kembru, Papua Tengah, pada 14 April 2026.

Ketua Komnas HAM Anis Hidayah mengecam operasi tersebut karena menimbulkan korban sipil, yang dinilai melanggar hak asasi manusia dan hukum humaniter internasional. Komnas HAM menegaskan perlindungan warga sipil harus menjadi prioritas dalam situasi konflik, serta mendorong penyelesaian melalui dialog dan jalur hukum.

Silakan gulirkan ke bawah

Saat ini, Komnas HAM masih mengumpulkan informasi dan melakukan pemantauan lebih lanjut.

“Komnas HAM memberikan perhatian serius terhadap perstiwa ini dengan melakukan pengumpulan informasi dan selanjutnya akan melakukan langkah-langkah pemantauan sesuai mekanisme Komnas HAM,” ujar Anis.

Sementara itu, Kapuspen Aulia Dwi Nasrullah menyatakan terdapat perbedaan informasi terkait kejadian tersebut. TNI menjelaskan bahwa operasi di Kampung Kembru berawal dari laporan warga dan berujung kontak tembak dengan kelompok bersenjata, yang menyebabkan empat anggota OPM tewas.

Selain itu, insiden terpisah juga terjadi di Kampung Jigiunggi, di mana dilaporkan adanya korban anak-anak, namun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan karena kendala akses wilayah.

“Hingga saat ini TNI masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian,” ujar dia.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.