Koma.id – Di tengah polemik serangan siber hacker Bjorka, pemerintah kembali dibuat pusing dengan serangan hacker lainnya. Kali ini yang menjadi sasaran datanya diacak-acak adalah anak perusahaan PT Pertamina (Persero).
Hacker yang mengatasnamakan Desorden itu, mengklaim meretas sebanyak 1,6GB data berupa source code dan database karyawan anak perusahaan Pertamina.
Mulai dari ID pegawai, nama, inisial, tempat tanggal lahir, pendidikan, jurusan, status pernikahan, jenis kelamin, alamat, golongan darah, agama, hobi dan lainnya.
“Kami bertanggung jawab atas peretasan dan pelanggaran data PT Sigma Cipta Utama, satu-satunya anak perusahaan yang bertanggung jawab pada Manajemen Data di Elnusa Group, anak perusahaan Pertamina indonesia, sebuah perusahaan milik negara pemerintah Indonesia,” kata Desorden.
Meski demikian pihak Pertamina belum mengklarifikasi soal adanya pernyataan terkait aksi peretasan dari hacker Desorden itu.








