Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaEkonomiNasional

Airlangga Beberkan Alasan Presiden Ingin Kucurkan Rp400 Triliun ke Petani dan Nelayan

×

Airlangga Beberkan Alasan Presiden Ingin Kucurkan Rp400 Triliun ke Petani dan Nelayan

Sebarkan artikel ini
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Brazil.

Koma.id | Jakarta – Pemerintah merencanakan kucuran dana jumbo hingga Rp400 triliun pada tahun depan untuk menyasar sekitar 28 juta keluarga, meliputi petani, nelayan, pelaku UMKM, masyarakat perdesaan, hingga warga yang tinggal di wilayah tertinggal.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, kebijakan ekstrem yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan mendongkrak daya beli (daya beli), memperkuat daya simpan (tabungan), sekaligus menggenjot tingkat literasi keuangan masyarakat di tingkat akar rumput.

Silakan gulirkan ke bawah

“Bapak Presiden minta agar mencerminkan masyarakat punya literasi keuangan dan punya uang untuk belanja . Artinya, punya tabungan dari simpanan di perbankannya masing-masing”,  kata Airlangga, Jumat (23/10).

Mengenai mekanisme penyaluran, pemerintah masih mengkaji skema yang akan diterapkan, baik melalui bantuan langsung maupun perluasan program pembiayaan terintegrasi. Airlangga memperkirakan dana Rp400 triliun ini dapat dimasukkan ke dalam skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) atau opsi instrumen baru seperti Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes).

“Salah satunya (masuk KUR). Nanti kita lihat yang lain kita bisa tambahkan. Yang penting termasuk Kopdes, itu kan untuk kebutuhan masyarakat, ” jelas Airlangga.

Ilustrasinya, penyaluran KUR hingga 20 Oktober 2026 telah menembus Rp257,84 triliun atau mencapai 87 persen dari total alokasi tahunan sebesar Rp300 triliun,dengan menjangkau hingga 4 juta debitur.

Rencana alokasi anggaran Rp400 triliun ini sebelumnya dipaparkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di JIExpo Kemayoran,Jakarta Pusat,Kamis 22 Oktober 2026.

Presiden menekankan bahwa penguatan permodalan masif ini merupakan langkah lanjutan atas keberhasilan perluasan akses keuangan daerah bagi sektor masyarakat kecil yang produktif.

“Di tahun yang akan datang rencana kita,sasaran kita insya Allah terwujud, saya ingin salurkan Rp400 triliun kepada para petani, nelayan, dan mereka-mereka yang berada di pedesaan, daerah-daerah terpencil, tertinggal, serta masyarakat tempat tinggal rendah”,  ujar Prabowo.

Prabowo menambahkan,Pencapaian penyaluran pembiayaan yang telah berjalan sebelumnya menjadi dorongan kuat bagi pemerintah untuk memperluas cakupan penerima manfaat secara lebih masif pada tahun mendatang.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.