Koma.id – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto optimistis pemberantasan tindak pidana korupsi dapat berjalan optimal di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Setyo menilai dukungan pemerintah menjadi salah satu faktor penting untuk memperkuat upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Ia menegaskan, optimisme tersebut harus diiringi strategi dan langkah penegakan hukum yang konkret.
“Dengan harapan bahwa optimistis pemberantasan tindak pidana korupsi bisa dilakukan dengan dukungan pemerintah yang sekarang ada. Karena kalau kita optimistis tentu ada cara atau ada strategi yang bisa kita lakukan,” kata Setyo, Minggu (18/10/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan menjelang dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran yang genap pada 20 Oktober 2026.
Setyo menegaskan, sikap optimistis diperlukan agar upaya pemberantasan korupsi tetap berjalan di tengah berbagai tantangan. Menurutnya, pesimisme bukan pilihan yang tepat dalam menjalankan tugas penegakan hukum.
“Tapi kalau kemudian pesimis dalam menghadapi situasi dan lain-lain, menurut saya enggak pas juga. Kita tetap optimis,” ujarnya.
Ia juga menyinggung pembahasan mengenai penegakan hukum dan pemberantasan korupsi dalam kegiatan yang dihadiri pimpinan KPK, Jaksa Agung, serta Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).
Setyo menegaskan pentingnya menjaga keyakinan bahwa pemberantasan korupsi dapat terus diperkuat melalui strategi dan kerja sama antarlembaga penegak hukum.
“Tentu kita semua optimis lah, gitu, jangan kemudian segala sesuatunya pesimis, ya,” pungkasnya.
Optimisme Ketua KPK tersebut menjadi salah satu penegasan bahwa dukungan pemerintah dan strategi penegakan hukum perlu berjalan beriringan dalam upaya memberantas korupsi. Ke depan, konsistensi penindakan, pencegahan, serta penguatan integritas menjadi bagian penting untuk memastikan pemberantasan korupsi memberikan hasil nyata bagi masyarakat.








