KOMA.ID, JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto telah menerima dua pejabat negara, yakni Wakapolri Komjen Pol Wahyu Hadiningrat dan juga Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Purwadi Arianto.
Kedua pejabat negara tersebut diterima langsung Presiden di Istana Negara Jakarta yang didampingi juga oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan juga Menteri Sekretaris Negara Prastyo Hadi.
Survei Poltracking Tunjukkan Bantuan Pemerintah dan MBG Picu Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
“Presiden Prabowo Subianto menerima Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Purwadi Arianto dan Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat,” kata Teddy dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/10/2026).
Dalam agenda tersebut, Kepala Negara membahas tentang penguatan terhadap reformasi dan birokrasi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia.
“Presiden Prabowo membahas penguatan reformasi birokrasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta optimalisasi kinerja aparatur sipil negara (ASN) dan institusi Polri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat,” ujarnya.
Guru Besar Apresiasi Penguatan Pendidikan Era Prabowo-Gibran, Tekankan Mutu dan Akses yang Merata
Tak lupa dalam kesempatan yang baik itu, Teddy menyampaikan jika Presiden memberikan pesan penting kepada Wakapolri Wahyu untuk meningkatkan profesionalisme hingga integritas bagi seluruh jajaran Korps Bhayangkara.
“Bapak Presiden menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan kompetensi aparatur negara agar penyelenggaraan pemerintahan berjalan semakin efektif dan berorientasi pada pelayanan publik,” terangnya.
Hal ini disampaikan demi semata-mata agar Polri benar-benar bisa dirasakan keberadaannya oleh masyarakat. Semua layanan yang dimiliki Kepolisian bisa diakses dengan baik oleh publik, sehingga Polri semakin dekat dengan masyarakat dan memenuhi ekspektasi semua kalangan.
“Upaya peningkatan kualitas pelayanan diharapkan dapat memastikan masyarakat memperoleh layanan yang responsif, optimal, dan sesuai dengan kebutuhan,” pungkasnya.














