Koma.id, JAKARTA — Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Dadang Hartanto menegaskan komitmennya mendukung penuh Quick Wins Program Prioritas 100 Hari Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperkuat penerapan program Green Policing sebagai upaya membangun kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman.
Komitmen tersebut disampaikan Dadang saat memimpin apel khusus di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Jumat (16/10/2026). Kegiatan itu diikuti sekitar 1.000 personel Polda Metro Jaya.
Keberhasilan Prabowo-Gibran Jalankan Transisi Pemerintahan, Efisiensi Anggaran Hemat Rp306 Triliun
Dalam arahannya, Dadang menjelaskan bahwa Green Policing merupakan bagian dari Quick Wins 1, yakni “Ruang Publik Aman”, dalam Program Prioritas 100 Hari Kapolri. Program tersebut juga sejalan dengan visi “Polisi Bersama Masyarakat” yang menekankan pentingnya kolaborasi kepolisian dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.
“Saya ingin menegaskan bahwa Green Policing harus kita mulai dari lingkungan internal terlebih dahulu. Setelah penerapannya berjalan dengan baik, barulah kita mengajak masyarakat untuk melaksanakan kegiatan serupa,” ujar Dadang.
Lomba Kebersihan hingga Pengelolaan Sampah
Presiden Prabowo Bangun Lima Bendungan dan Terapkan B50, Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi
Sebagai bentuk implementasi program, Kapolda Metro Jaya mengarahkan pelaksanaan lomba kebersihan antarsatuan kerja. Penilaian mencakup kebersihan markas komando, perkantoran, hingga toilet.
Pembagian sektor kebersihan juga dilakukan untuk memastikan setiap satuan kerja memiliki tanggung jawab dalam menjaga lingkungan masing-masing agar tetap bersih, tertata, dan bebas dari penumpukan sampah.
Selain kebersihan, pengelolaan sampah menjadi salah satu perhatian utama. Personel diarahkan memilah sampah plastik, organik, serta bahan berbahaya dan beracun (B3) sesuai karakteristiknya.
Pemanfaatan biopori untuk pengelolaan sampah organik juga didorong sesuai ketentuan teknis. Di sisi lain, kedisiplinan membuang sampah dan puntung rokok pada tempatnya menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan peduli lingkungan di internal kepolisian.
Kapolda turut menekankan perlunya penyediaan area khusus merokok guna mengurangi paparan asap rokok terhadap personel maupun orang lain di sekitarnya.
Rangkaian kegiatan Green Policing tersebut juga diisi dengan kerja bakti membersihkan lingkungan dan penanaman 25 pohon di kawasan Polda Metro Jaya. Kegiatan penghijauan ini menjadi bagian dari langkah nyata untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih asri dan berkelanjutan.
Kolaborasi Atasi Sampah dan Banjir di Jakarta
Dadang juga menyoroti persoalan sampah dan banjir yang masih menjadi tantangan lingkungan di Jakarta. Karena itu, penerapan Green Policing tidak hanya diarahkan pada pembenahan internal, tetapi juga akan dikembangkan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat.
Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik, memperluas kegiatan penghijauan, serta membantu mengurangi risiko banjir.
Melalui pendekatan tersebut, kepolisian diharapkan tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap upaya menjaga kelestarian lingkungan.
Polisi Bersama Masyarakat Jaga Lingkungan
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan bagian dari pelaksanaan tugas kepolisian dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.
Menurutnya, Green Policing menjadi salah satu bentuk kehadiran Polri dalam mendorong terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman melalui keterlibatan bersama masyarakat.
“Melalui Green Policing, kami ingin hadir bersama masyarakat menjaga lingkungan dan menciptakan ruang yang lebih nyaman. Ini bagian dari semangat Polisi Bersama Masyarakat,” ujar Budi.
Penerapan Green Policing di lingkungan Polda Metro Jaya diharapkan menjadi langkah awal untuk membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan. Dengan kedisiplinan personel dan dukungan masyarakat, program ini diharapkan mampu memperkuat upaya menjaga kebersihan, memperluas penghijauan, serta mewujudkan ruang publik yang aman dan nyaman bagi warga Jakarta.













