KOMA.ID, JAKARTA – Operasi kanker paru-paru yang dijalani Paus Leo XIV berhasil terlaksana, kata Vatikan pada Rabu, sembari memastikan sang pemimpin Gereja Katolik dapat melewati malam dengan tenang setelahnya.
Paus berusia 71 tahun yang berasal dari Chicago, Amerika Serikat, dioperasi pada Selasa (12/10) untuk mengambil tumor jinak dari paru-parunya. Demi meningkatkan peluang pemulihan, bagian bawah paru-paru bagian kanan sang Paus juga diambil.
Diserang Houthi Bertubi-tubi, Arab Saudi Perpanjang Penutupan Bandara Riyadh hingga 18 Oktober
Menurut para ahli kesehatan, selama kondisi kesehatannya stabil, Sri Paus dapat meninggalkan rumah sakit dalam 5-6 hari.
Kakak sulung Paus Leo XIV, Louis Prevost, berkata telah menerima pesan soal kondisi adiknya yang membaik setelah operasi kankernya selesai.
“Saya menerima pesan dari orang kepercayaannya kalau dia telah keluar dari ruang operasi, sudah sadar, kondisinya baik, dan tidak kesakitan,” kata Prevost kepada media AS NewsMax.
Sementara itu, ratusan umat Katolik berhimpun di Lapangan Santo Petrus dalam rangka Misa yang dipimpin oleh Kardinal Luis Antonio Tagle untuk menandai berakhirnya pertemuan “Amoris Laetitia”.
Meski demikian, perhatian hadirin terpaku pada Sri Paus dan kondisi kesehatannya. Di Lapangan Santo Petrus, para hadirin hening dan masygul, tetapi dengan harapan mereka dapat segera kembali melihat Paus Leo XIV.
Di antara umat yang hadir di Lapangan Santo Petrus adalah tiga saudari asal Kolombia yang mengaku terus mendoakan sang Paus setiap harinya. Mereka bahkan mengunjungi rumah sakit tempat sang Paus dirawat, dengan harapan diperbolehkan membesuk.
“Kami di Roma untuk berlibur, tetapi kesehatan Sri Paus mengubah rencana kami. Sekarang, kami berdoa untuknya setiap hari dan berharap dapat segera melihatnya lagi,” kata mereka.













