Koma.id | Jakarta – OpenAI resmi merilis ChatGPT Images 2.5, model generasi gambar terbaru yang diklaim lebih cepat, lebih tajam, dan lebih presisi.
Peluncuran ChatGPT Images 2.5 diumumkan pada Selasa 08 September 2026 waktu Amerika Serikat. Model ini tersedia untuk semua pengguna di platform web, desktop, dan mobile, dengan peningkatan signifikan dibanding versi sebelumnya. OpenAI menyebut latensi pembuatan gambar turun hingga 50 persen, pencahayaan lebih natural, tekstur lebih kaya, serta kemampuan editing yang lebih cerdas.
Fitur unggulan yang ditonjolkan adalah Sketch tool, yang memungkinkan pengguna mengubah coretan sederhana menjadi ilustrasi penuh. Selain itu, pengguna dapat menandai area gambar untuk diubah, menghapus objek, atau mengganti latar belakang secara instan. Fitur ini dinilai mempercepat proses editing yang biasanya memakan waktu berjam-jam bagi desainer profesional.
Peluncuran ini terjadi di tengah persaingan ketat dengan Google yang merilis Gemini Nano Banana 2 pada Februari lalu. Dalam pengujian perbandingan, kedua model mampu menghasilkan gambar makanan yang realistis. ChatGPT Images 2.5 dinilai lebih mirip makanan asli, sementara Gemini unggul dalam latar belakang dan scene yang lebih luas.
Dalam uji coba menghapus furnitur kabin dan mengubah pencahayaan dari pagi ke senja, ChatGPT Images 2.5 berhasil menata ulang bayangan dengan natural. Pengguna dapat memberikan komentar spesifik pada bagian gambar, sehingga hasil editing lebih sesuai dengan kebutuhan. Gemini juga menyediakan alat serupa, namun hasil akhir ChatGPT disebut lebih hidup.
OpenAI merilis dua versi API: Flare untuk kebutuhan konten kreator dan produksi gambar volume besar, serta Sunburst untuk kebutuhan visual premium seperti kampanye kreatif dan produk berkualitas tinggi.
Peluncuran ChatGPT Images 2.5 menambah daftar panjang inovasi OpenAI di bidang AI generatif. Meski nilai seni dan fotografi manusia tetap dianggap lebih bermakna, kehadiran fitur baru ini memperkuat posisi OpenAI dalam pasar AI visual. Persaingan dengan Google diprediksi akan semakin intens, seiring kedua perusahaan terus berinovasi menghadirkan teknologi yang memudahkan pengguna berkreasi.









