Koma.id | Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Dody Hanggodo menanggapi isu yang menyebut keponakannya, Aisyah Zakiyyah, diangkat sebagai komisaris salah satu BUMN. Dody menegaskan kabar tersebut tidak benar dan bahkan menantang publik untuk membuktikan hubungan kekerabatan itu dengan imbalan hadiah umrah.
Isu ini mencuat setelah nama Aisyah Zakiyyah masuk dalam jajaran komisaris sebuah perusahaan BUMN. Publik kemudian mengaitkan Aisyah sebagai kerabat dekat Basuki. Menanggapi hal tersebut, Basuki menyatakan tidak memiliki hubungan keluarga dengan Aisyah.
“Kalau ada yang bisa membuktikan Aisyah itu keponakan saya, saya kasih hadiah umrah,” tegas Dody. Rabu (15/07).
Dody menilai tudingan tersebut sebagai bentuk fitnah yang merugikan dirinya dan institusi yang dipimpinnya. Ia menekankan bahwa pengangkatan komisaris di BUMN dilakukan sesuai mekanisme dan tidak ada intervensi keluarga.
“Saya tidak pernah ikut campur dalam penunjukan komisaris. Itu murni keputusan Kementerian BUMN,” ujarnya.
Sementara itu, sejumlah pihak menilai pernyataan Dody sebagai bentuk klarifikasi sekaligus tantangan terbuka untuk menghentikan spekulasi publik. Nama Aisyah Zakiyyah sendiri masih menjadi sorotan, namun hingga kini tidak ada bukti valid yang menunjukkan adanya hubungan kekerabatan dengan Menteri PUPR.
Dengan sikap tegas ini, Dody berupaya meredam isu nepotisme yang menyeret namanya, sekaligus menegaskan komitmen transparansi dalam pengelolaan jabatan di BUMN.









