Koma.id | Sulsel – Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengancam akan mencabut izin distributor pupuk yang tidak menurunkan harga sesuai ketentuan. Peringatan keras itu disampaikan setelah adanya keluhan dari mahasiswa terkait mahalnya harga pupuk di lapangan.
Dalam kunjungan kerja di Sulawesi Selatan, Amran menerima aspirasi mahasiswa yang menyoroti tingginya harga pupuk. Ia menegaskan bahwa pemerintah telah menetapkan kebijakan penurunan harga pupuk sebesar 20 persen.
“Kalau ada distributor yang tidak patuh, izinnya akan langsung dicabut,” tegas Amran. Kamis (16/07).
Amran juga menindaklanjuti laporan mahasiswa dengan memerintahkan jajarannya untuk segera melakukan pengecekan di lapangan. Ia menekankan bahwa pupuk adalah kebutuhan vital bagi petani, sehingga tidak boleh ada pihak yang mengambil keuntungan berlebihan.
“Pupuk harus terjangkau, jangan ada yang main-main dengan kebutuhan dasar petani,” ujarnya.
Selain menanggapi isu pupuk, Amran turut merespons aspirasi mahasiswa penjual mochi yang meminta dukungan usaha. Ia berjanji akan membantu pengembangan usaha kecil tersebut sebagai bagian dari komitmen pemerintah mendukung ekonomi rakyat.
Dengan sikap tegas ini, Amran menegaskan komitmen Kementerian Pertanian untuk menjaga stabilitas harga pupuk sekaligus melindungi petani dari praktik distribusi yang merugikan.








