Koma.id– Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada Jumat, 1 Mei 2026, Ketua Umum Perjuangan Rakyat Nusantara (PRN), Kanjeng Pangeran Norman, mengimbau para buruh untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyusup yang dapat mengganggu jalannya aksi.
Ia menegaskan bahwa peringatan May Day harus tetap berlangsung secara damai dan tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang berpotensi memicu kericuhan, termasuk kelompok anarko.
Kualitas Udara Tak Sehat, Pemkot Lubuklinggau Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh di Sekolah
“Kami mengimbau seluruh buruh untuk waspada terhadap penyusup, termasuk kelompok anarko dan pihak lain yang ingin mengganggu situasi,” ujar Norman kepada awak media, Kamis (30/4/2026).
Menurutnya, momentum Hari Buruh seharusnya menjadi ruang penyampaian aspirasi secara tertib dan bermartabat, bukan ajang konflik. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga solidaritas dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Polri Gandeng Masyarakat Amankan MotoGP Mandalika 2026, Pengamanan Diperketat Hingga Hari Terakhir
“Jangan sampai perjuangan buruh yang murni justru dirusak oleh oknum yang ingin menciptakan kekacauan,” lanjut KP. Norman yang juga Ketua Dewan Pembina Lembaga Aliansi Indonesia tersebut.
TB Hasanuddin Minta Semua Pihak Terlibat Markas Judol di Rumah Dinas TNI Cijantung Diproses Hukum
Perayaan May Day 2026 diperkirakan akan diikuti oleh ratusan ribu buruh di berbagai daerah, dengan pusat kegiatan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Pemerintah dan aparat keamanan juga telah menyiapkan langkah pengamanan guna memastikan jalannya kegiatan berlangsung aman dan kondusif.








