Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaDaerahRagam

Pantura Cirebon Padat di H-4 Lebaran, Imbas One Way Tol Mulai Terasa

Views
×

Pantura Cirebon Padat di H-4 Lebaran, Imbas One Way Tol Mulai Terasa

Sebarkan artikel ini
Mudik Pemotor Malam

Koma.id | Cirebon – Arus mudik Lebaran 2026 mulai memadati jalur arteri. Jalan Pantai Utara (Pantura) Kota Cirebon, Jawa Barat, terpantau mengalami peningkatan volume kendaraan signifikan pada H-4 Lebaran malam. Lonjakan ini terjadi seiring limpahan arus dari jalan tol akibat penerapan sistem satu arah (one way). Selasa (17/03).

Kepala Pos Pengamanan Simpang Pemuda Polres Cirebon Kota, Iptu Suganda, mengatakan kepadatan mulai terlihat sejak pukul 15.00 WIB.

Silakan gulirkan ke bawah

“Untuk kepadatan arus lalu lintas tadi sekitar pukul 15.00 WIB sudah terdapat peningkatan, khususnya kendaraan dari arah Jawa menuju Jakarta,” ujarnya.

Menurut Suganda, arus kendaraan meningkat dari dua arah sekaligus, baik dari Jakarta menuju Jawa Tengah maupun sebaliknya. Meski volume kendaraan terus bertambah, hingga kini petugas belum menerapkan rekayasa lalu lintas khusus di Pantura. Namun, pengaturan arus tetap dilakukan agar kendaraan tidak berhenti terlalu lama.

Berdasarkan catatan Tim Traffic Count (TC) Dinas Perhubungan Kota Cirebon, sebanyak 62.858 kendaraan melintas dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dalam periode pukul 00.00–19.30 WIB. Dari jumlah tersebut, sepeda motor mendominasi dengan 53.104 unit. Rata-rata kendaraan yang melintas per jam mencapai 2.619 unit. Angka ini naik 3,69 persen dibandingkan periode yang sama pada H-4 Lebaran 2025.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, menyebut peningkatan arus kendaraan di Pantura merupakan dampak langsung dari kebijakan one way di ruas tol Trans Jawa.

“Biasanya jalur arteri, khususnya Pantura, akan terkena imbas pembuangan arus dari tol saat one way diberlakukan,” katanya.

Untuk mengantisipasi kepadatan, kepolisian menyiapkan opsi pengalihan arus ke jalur alternatif, termasuk jalur Cirebon–Indramayu.

“Kami siap memberikan pelayanan agar masyarakat bisa mudik dengan aman dan nyaman. Rekayasa lalu lintas akan dilakukan sesuai asesmen di lapangan,” ujar Eko.

Dengan puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada Rabu (18/03), volume kendaraan di Pantura Cirebon diprediksi masih akan terus meningkat. Pemudik diimbau menyesuaikan waktu perjalanan, memanfaatkan jalur alternatif, serta mengikuti arahan petugas untuk menghindari kemacetan parah.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.