Koma.id– Pernyataan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak mengenai siapa yang membayar “pulsa” layanan Starlink untuk korban bencana di Sumatra memicu perbincangan luas di media sosial. Keraguan yang disampaikan KSAD saat membahas pengiriman puluhan router ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat itu langsung ditanggapi secara terpisah oleh institusi TNI AD.
Kabag Info Dispenad Letkol (Arm) Sayed Syahrial memberikan klarifikasi resmi. Ia menegaskan bahwa akses internet melalui Starlink di lokasi bencana tersebut sepenuhnya gratis bagi masyarakat terdampak.







