Koma.id– Ketua Himpunan Masyarakat Nusantara (Hasrat), Sugiyanto, mengkritik sikap mantan Presiden Joko Widodo yang hingga saat ini belum membuka dokumen pendidikannya secara terang kepada masyarakat.
Mengingat kondisi tersebut memperpanjang kebingungan publik dan berpotensi memunculkan tekanan sosial terkait polemik tuduhan ijazah palsu Jokowi .
Hal itu juga dapat terlihat dari terus bergulirnya pro dan kontra di ruang publik, sehingga membelah masyarakat ke dalam dua kubu yang saling menyerang. Bahkan bila terus dipelihara bisa memunculkan potensi konflik sosial yang mengganggu keamanan dan stabilitas politik pemerintahan yang sedang berjalan.







