Koma.id | Karanganyar, Solo – Libur panjang akhir pekan dimanfaatkan rombongan warga Jati Waringin, Bekasi, Jawa Barat untuk melakukan ziarah ke Astana Giri Bangun, Karanganyar, Solo, pada Sabtu (28/06). Situs pemakaman Presiden ke-2 RI Soeharto dan istri, Siti Hartinah (Ibu Tien), menjadi tujuan utama kunjungan mereka.
Puluhan warga dari berbagai usia mengikuti ziarah tersebut. Menurut koordinator rombongan, H. Tarmo Hadi Prayitno (68), kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan dan refleksi terhadap sejarah bangsa.
“Pak Harto itu simbol ketegasan dan pembangunan. Kami ingin mengenang sejarah, tidak hanya main ke tempat hiburan saja,” ujarnya di lokasi.
Para peziarah tampak khidmat saat memasuki area pemakaman yang terletak di kawasan perbukitan sejuk. Mereka juga sempat berdoa dan mengabadikan momen di pelataran makam. Salah satu peserta, H. Alif (68), menyebut ziarah ini memberi pengalaman berbeda dibanding kunjungan wisata biasa.

Sekarang Bukan Lagi Isu Dwifungsi, TNI Dinilai Sudah Masuk ke Semua Sektor Dari MBG hingga Koperasi
Setelah kunjungan ke makam, rombongan melanjutkan perjalanan ke wilayah Gunung Lawu untuk menikmati suasana alam yang sejuk.
Kegiatan ziarah ini dinilai sebagai alternatif berlibur yang memiliki nilai historis dan spiritual, serta menunjukkan antusiasme masyarakat dalam mengenang sosok penting dalam sejarah Orde Baru.








