Koma.id– Kongres Partai NasDem baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah pernyataan Presiden Joko Widodo mencuri perhatian. Dalam acara tersebut, Jokowi memaparkan hubungan panjangnya dengan Ketua Umum Surya Paloh, yang dikenal telah berperan penting dalam karier politiknya. Presiden memuji Paloh, menggambarkan hubungan mereka sebagai ikatan yang penuh sejarah dan kontribusi signifikan.
Namun, suasana pujian ini tiba-tiba berubah menjadi sindiran tajam. Jokowi mengungkapkan bahwa meskipun ada kesepakatan antara dirinya dan Surya Paloh, perbedaan pendapat muncul hanya seminggu kemudian. Presiden juga mencetuskan pernyataan mengenai pihak-pihak yang datang dengan ramai tetapi meninggalkan dengan cara yang sama, tanpa mengungkapkan siapa yang dimaksudnya.
Kerusuhan di Prancis Meluas: Kemlu RI Imbau WNI Hindari Kerumunan, Dipastikan Tak Ada WNI Terlibat
Sementara itu, Politikus Partai NasDem, Willy Aditya, menyampaikan seluruh pengurus Dewan Pimpinan Wilayah sepakat untuk mengusulkan Surya Paloh kembali sebagai Ketua Umum untuk periode 2024-2029. Menurut Aditya, ada dorongan kuat dari anggota untuk secara aklamasi memilih Paloh untuk melanjutkan kepemimpinan.







