Koma.id– Pengamat politik dari Universitas Al-Azhar, Ujang Komaruddin, memprediksi bahwa pertarungan antara Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam Pilkada DKI Jakarta 2024 tidak akan terjadi. Pasalnya PDI Perjuangan tidak akan mengusung Ahok dalam kontestasi politik Jakarta kali ini didasarkan pada berbagai pertimbangan strategis.
Hal ini membuat peluang Anies untuk bersaing dengan Ahok kembali seperti pada Pilkada DKI 2017 semakin kecil.
Sementara itu, di Jawa Tengah, Koordinator Jaringan Advokasi Hukum dan Pemilu Jawa Tengah, Teguh Purnomo, menyoroti maraknya baliho yang menampilkan Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi sebagai bakal calon pada Pilkada 2024.
Transaksi Bisnis Makin Praktis, Simak Panduan Lengkap Cara Daftar Merchant QRIS untuk Pelaku Usaha
Teguh menganggap pemasangan baliho tersebut berpotensi melanggar berbagai aturan terkait kampanye. Pasalnya keberadaan baliho yang mempromosikan Irjen Ahmad Luthfi sebelum masa kampanye resmi dapat dianggap sebagai bentuk kampanye terselubung.
Di Jawa Timur, isu korupsi menghantui bakal calon gubernur Khofifah Indar Parawansa dan mantan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak. Kedua tokoh ini disebut-sebut akan dipanggil oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi suap dana hibah untuk kelompok masyarakat (Pokmas) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2019-2022.
Hujan Sedang hingga Lebat Intai Sejumlah Wilayah Banten Hari Ini, BMKG Keluarkan Peringatan Dini
Dugaan korupsi ini mencuat dan menjadi perhatian publik, mengingat Khofifah dan Emil pernah memegang jabatan penting di pemerintahan Jawa Timur. Kasus ini berpotensi mempengaruhi peta politik di Jatim menjelang Pilkada 2024.
Di Banten, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Ummat memberikan rekomendasi kepada dua tokoh politik sebagai bakal calon gubernur. Mereka adalah Airin Racmi Diany dari Partai Golkar dan Andra Soni yang menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Banten.
Rekomendasi ini dianggap strategis mengingat kedua tokoh memiliki basis dukungan yang kuat dan pengalaman dalam pemerintahan. Airin Racmi Diany dikenal sebagai mantan Wali Kota Tangerang Selatan, sementara Andra Soni memiliki pengalaman sebagai anggota DPRD Banten.








