Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
DaerahKesehatanRagam

Korban Meninggal Dunia Akibat Demam Berdarah Bertambah di Jombang

Views
×

Korban Meninggal Dunia Akibat Demam Berdarah Bertambah di Jombang

Sebarkan artikel ini
Korban Meninggal Dunia Akibat Demam Berdarah Bertambah di Jombang

Koma.id – Jombang |Sejumlah korban Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Jombang, JawaTimur terus bertambah setelah sebelumnya ada 4 pasien yang meninggal dunia, kini ada satu lagi pasien anak yang meninggal dunia.

Serangan demam berdarah yang disebabkan nyamuk Aedes Aegypti tersebut, empat pasien yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang dinyatakan meninggal dunia dan terus membuat warga resah, sebab tak hanya jumlah pasien demam berdarah yang bertambah namun jumlah korban yang meninggal dunia kini juga bertambah.

Silakan gulirkan ke bawah

Menurut Direktur RSUD Jombang dr Mar’atus Sa’diyah mengungkapkan sejak musim pancaroba jumlah pasien yang terkena demam berdarah terus mengalami peningkatan. Dia menjelaskan untuk Februari 2024, pihaknya telah merawat 113 pasien demam berdarah.

Direktur RSUD Jombang dr Mar'atus Sa'diyah
Direktur RSUD Jombang dr Mar’atus Sa’diyah

“Rata-rata pasien yang sudah menggil pasien yang dirujuk kondisi agak berat. Mengantisipasi bertambahnya pasien kita tambah 12 bed untuk ICU total ada 40.” Ujar dr Mar’atus Sa’diyah. Sabtu (24/02/2024).

Direktur RSUD Jombang menambahkan untuk pasien yang tidak di opname bisa terus diberikan banyak minum daripada biasanya.

“Jika tidak diponame anak-anak perlu makan sehat butuh cairan lebih banyak daripada biasa dan jika sudah panas segera dibawa ke puskesmas diobserpasi terus oleh keluarga kasih minum susu, jus buah-buahan lain sebagainya.

Agar jumlah korban demam berdarah tidak terus bertambah dr. Ma’murotus Sa’diyah menghimbau agar masyarakat ikut proaktif melakukan antisipasi dengan menjaga kebersihan lingkungan masing-masing terutama kamar mandi agar tidak menjadi tempat tumbuh kembangnya jentik nyamuk.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.