Koma.id– Dalam rangka memperingati HUT RI yang ke-78, Papua Tengah harus kembali dihantui oleh aksi keji kelompok kriminal bersenjata (KKB). Kejadian ini mengguncang Kabupaten Puncak dengan aksi menembaki Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dan personel TNI. Kegiatan latihan Paskibraka yang berlangsung di Lapangan Trikora, Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Sabtu (12/8), tiba-tiba berubah menjadi mimpi buruk.
“Terdengar letusan tembakan yang mengarah ke mimbar lapangan Trikora, Kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak,” ujar Dansatgas Mobile YR 300/Bjw Letkol Inf Afri Swandi Ritonga melalui keterangannya, dikutip hari ini.
Ketegangan semakin meruncing ketika KKB kembali melancarkan serangan berikutnya pada Minggu (13/8). Di saat semangat persatuan dan nasionalisme sedang berkobar, KKB tanpa belas kasihan menyerang tim gabungan TNI yang tengah memasang bendera merah putih di Bukit Ular.
Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan 3 Juli 2026: BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Angin Kencang
“Ada yang terluka terkena tembakan anggota Satgas Mobile 300 tersebut. Semua kelompok separatis Papua tersebut berhamburan melarikan diri ke arah hutan belantara. Syukurlah dari pihak aparat keamanan tidak ada yang korban,” tambah Kapen Kogabwilhan III Kolonel Czi GN.
Tindakan KKB yang kejam dan melanggar HAM ini harus dihadapi dengan kepala dingin dan tindakan tegas. Semua pihak dihimbau untuk bersatu dalam mengatasi ancaman ini demi menjaga keutuhan wilayah dan kedaulatan bangsa.







