Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
Nasional

Pemerintah Batasi Open House Idulfitri 2026, Pejabat Dilarang Pamer Kemewahan

Views
×

Pemerintah Batasi Open House Idulfitri 2026, Pejabat Dilarang Pamer Kemewahan

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Batasi Open House Idulfitri 2026, Pejabat Dilarang Pamer Kemewahan
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. (Foto / Istimewa)

Koma.id Pemerintah resmi membatasi pelaksanaan open house atau halal bihalal pada Idulfitri 2026. Para pejabat negara diminta tidak menggelar acara secara berlebihan maupun memamerkan kemewahan.

Kebijakan ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto yang dituangkan melalui surat edaran kepada seluruh kementerian dan lembaga.

Silakan gulirkan ke bawah

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah mengimbau agar kegiatan open house dilakukan secara sederhana.

“Kami imbau untuk tidak terlalu berlebihan dalam menyelenggarakan open house maupun halal bihalal,” ujarnya.

Dorong Empati di Tengah Kondisi Ekonomi

Pembatasan ini dilakukan sebagai bentuk kepekaan sosial pemerintah terhadap kondisi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih secara ekonomi.

Menurut Prasetyo, masih banyak warga yang menghadapi kesulitan, sehingga pejabat publik diharapkan dapat memberi contoh dengan tidak menampilkan gaya hidup mewah saat momen Lebaran.

Langkah ini juga dimaksudkan untuk menjaga rasa empati dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Open House Tetap Boleh, Tapi Sederhana

Meski demikian, pemerintah tidak melarang sepenuhnya kegiatan open house. Silaturahmi tetap diperbolehkan, namun harus dilakukan secara wajar dan tidak berlebihan.

Presiden juga sebelumnya mengingatkan agar para pejabat menjaga sikap dan menjadi teladan, terutama dalam situasi sosial yang masih menantang.

Istana Masih Pertimbangkan Agenda

Sementara itu, terkait pelaksanaan open house di Istana Kepresidenan, pemerintah belum memberikan keputusan final. Agenda tersebut masih akan disesuaikan dengan perkembangan situasi ke depan.

Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap perayaan Idulfitri 2026 dapat berlangsung lebih sederhana, namun tetap bermakna dan penuh empati terhadap sesama.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.