Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaEkonomi

Ekonom Peringatkan Risiko Tekanan Fiskal Gegara Utang Kereta Cepat Whoosh Ditanggung APBN

Views
×

Ekonom Peringatkan Risiko Tekanan Fiskal Gegara Utang Kereta Cepat Whoosh Ditanggung APBN

Sebarkan artikel ini
Ekonom Peringatkan Risiko Tekanan Fiskal Gegara Utang Kereta Cepat Whoosh Ditanggung APBN
Kereta Cepat Jakarta Bandung KCJB atau Whoosh saat Perawatan di Depo Tegalluar, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. (Foto: Koma.id/Andry Novelino)

Koma.id Pemerintah memutuskan kewajiban pembayaran utang proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (KCJB) atau Whoosh akan ditanggung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kebijakan tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (10/2/2026).

Keputusan itu langsung menuai sorotan dari kalangan ekonom. Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, menilai rencana penggunaan APBN untuk membayar utang proyek Whoosh senilai sekitar Rp1,2 triliun per tahun berisiko menekan ruang fiskal pemerintah.

Silakan gulirkan ke bawah

Menurut Nailul, pembayaran utang proyek KCJB yang dibangun pada era Presiden ke-7 RI Joko Widodo semestinya tidak dibebankan sepenuhnya kepada APBN.

Ia menjelaskan, skema pembiayaan utang Whoosh bersifat multiyears dan berpotensi mengurangi kapasitas fiskal pemerintah dalam melakukan pembangunan nasional.

Pemerintah belum merinci skema teknis penanggungannya, termasuk mitigasi risiko terhadap fluktuasi suku bunga dan dampaknya terhadap prioritas belanja negara ke depan.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.