Koma.id | Karawang – Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Penganugerahan berlangsung dalam acara Panen Raya Nasional di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (07/01), yang dihadiri ribuan petani dan pemangku kepentingan sektor pertanian.
Penghargaan diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 1 dan 2/PK Tahun 2026 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jasa dan Satyalancana Wira Karya. Presiden menegaskan, capaian swasembada pangan merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor, mulai dari petani, penyuluh, pemerintah daerah, hingga unsur TNI–Polri.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Kepala Polri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menerima Tanda Kehormatan Bintang Jasa Nararya sebagai bentuk apresiasi negara atas peran strategis Polri dalam menjaga stabilitas, pengamanan, serta pendampingan program ketahanan pangan nasional.
Selain itu, Presiden juga menganugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada sejumlah pejabat dan personel Polri yang dinilai konsisten mendukung penguatan ketahanan pangan melalui pembinaan, pengamanan wilayah, serta pendampingan program di lapangan.
Penerima penghargaan dari unsur Polri antara lain:
- Komjen Pol. Drs. Syahardiantono, M.Si. (Kabareskrim Polri)
- Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si. (Asisten SDM Kapolri)
- Irjen Pol. Dr. Ribut Hari Wibowo (Kapolda Jawa Tengah)
- Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan (Kapolda Jawa Barat)
- Irjen Pol. Helfi Assegaf (Kapolda Lampung)
- Irjen Pol. Pipit Rismanto (Kapolda Kalimantan Barat)
- Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan (Kapolda Kalimantan Selatan)
- Brigjen Pol. Langgeng Purnomo (Karobinkar SSDM Polri)
- Brigjen Pol. Djoko Prihadi (Analis Kebijakan Ahli Utama Polri)
- Kombes Pol. Dr. Boy Jeckson Situmorang (Karo SDM Polda Riau)
- Sejumlah Kapolres dari berbagai daerah, termasuk Blitar, Lampung Selatan, Grobogan, Garut, Blora, Bone, Wonogiri, Sukabumi, Bengkayang, dan lainnya.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan penghargaan ini menjadi amanah bagi Polri untuk terus menjaga konsistensi pengabdian kepada masyarakat.
“Penghargaan ini dimaknai sebagai amanah bagi Polri untuk terus mengawal ketahanan pangan nasional, khususnya pada komoditas strategis seperti jagung,” ujarnya.
Sepanjang 2025, Satgas Ketahanan Pangan Polri mencatat peningkatan produksi jagung nasional sekitar 9 persen atau setara 1,36 juta ton, sehingga total produksi mencapai 16,5 juta ton. Optimalisasi lahan seluas 651.196 hektare menghasilkan produksi 3,47 juta ton pada kuartal IV, sementara penyerapan jagung oleh Bulog sebesar 101.713 ton turut menjaga stabilitas harga di tingkat petani.
Melalui capaian tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa keberhasilan swasembada pangan merupakan tonggak penting kedaulatan bangsa. Polri, bersama TNI dan seluruh pemangku kepentingan, disebut berperan strategis dalam memastikan program ketahanan pangan berjalan berkelanjutan dan manfaatnya dirasakan langsung oleh rakyat.








