Koma.id– Sejumlah pihak menyerukan semua masyarakat tetap tenang di tengah situasi darurat bencana yang melanda Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Sibolga, dan sejumlah daerah lain di Sumatera Utara dan wilayah penyangga lainnya dalam beberapa hari terakhir.
Juru Bicara MUI Sumatera Utara, Dr. Ardiansyah, mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh kondisi sulit yang terjadi. Ia menegaskan bahwa bencana ini harus menjadi peringatan sekaligus panggilan untuk memperkuat nilai kemanusiaan dan kebersamaan.
“Kita mampu mengahadapi kesulitan pada masa-masa lalu dengan saling bergandengan tangan. Mari kita saling menguatkan dan mendoakan. Inilah saat kita berbuat kebaikan kepada sesama,” ujarnya dikutip.
Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan 3 Juli 2026: BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Angin Kencang
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan, mengimbau warga untuk bersabar dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat seperti penjarahan.
Ia menegaskan bahwa BNPB, Polri, TNI, serta pemerintah daerah terus mengirimkan bantuan logistik ke titik-titik terdampak, baik di Tapanuli Tengah maupun Kota Sibolga dan semua wilayah yang terdampak lainnya.
“Saat ini, terkendala bencana tanah longsor, di Tapanuli Utara ke Tapanuli Tengah, diharapkan untuk bersabar,” ucap Ferry.
Di sisi lain, Anggota Timwas Bencana DPR RI, Maman Imanulhaq
mengajak seluruh unsur, mulai dari BNPB, pemerintah pusat dan daerah, aparat keamanan, relawan, dunia usaha hingga masyarakat untuk memperkuat koordinasi.
“Pentingnya memastikan kebutuhan dasar pengungsi terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan perempuan dapat terpenuhi dengan cepat,” tutur Maman.







