Koma.id– Anggota Polri terus bergerak membantu warga terdampak banjir dan tanah longsor. Salah satunya dengan mengoperasikan jaringan satelit Starlink dan diberikan akses kepada masyarakat agar dapat berkomunikasi, terutama untuk menghubungi keluarga dan melaporkan kondisi darurat di wilayah yang terisolasi akibat bencana.
“Penggunaan jaringan Starlink untuk memastikan masyarakat terdampak tetap memiliki akses komunikasi, terutama guna menghubungi keluarga dan melaporkan kondisi darurat,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan.
Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan 3 Juli 2026: BMKG Ingatkan Potensi Hujan dan Angin Kencang
Sarana komunikasi ini difungsikan di lokasi terdampak paling parah, terutama di Kabupaten Tapanuli Selatan dan Tapanuli Utara, yang mengalami gangguan jaringan akibat akses terputus di beberapa permukiman.
Dengan perangkat Starlink yang bersifat bergerak, Polda Sumut menyesuaikan penempatan sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Tim di lapangan bekerja tanpa henti. Perangkat Starlink yang kami bawa bersifat bergerak sehingga penempatan dapat menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak,” ucapnya.
Selain teknologi komunikasi, Polda Sumut mengerahkan 1.030 personel gabungan dari satuan wilayah, Direktorat Samapta, Satuan Brimob, bidang TIK, dan Bidang Dokkes.
Mereka tersebar di seluruh titik bencana untuk melakukan pendataan lokasi, evakuasi warga, pendirian posko darurat, dan penyaluran bantuan.
“Dalam upaya penanganan, kami mengerahkan 1.030 personel gabungan dari satuan wilayah,” pungkasnya.







