Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaKeamanan

Imparsial Peringati Menhan TNI Tugasnya Perang Bukan Jaga Kilang Minyak

Views
×

Imparsial Peringati Menhan TNI Tugasnya Perang Bukan Jaga Kilang Minyak

Sebarkan artikel ini
Militer
Militer Indonesia (TNI).

Koma.id Lembaga monitoring hak asasi manusia Imparsial mengkritik keras keterlibatan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam penjagaan kilang minyak Pertamina. Kebijakan ini dinilai sebagai bentuk penormalan penyimpangan peran militer dari fungsi utamanya yaitu untuk perang.

Silakan gulirkan ke bawah

Wakil Direktur Imparsial, Hussein Ahmad, menyatakan bahwa dampak paling langsung dari praktik ini adalah melemahnya profesionalisme TNI dalam mempersiapkan diri menghadapi ancaman perang yang nyata.

“Dimana-mana negara-negara sedang berfokus untuk menghadapi ancaman perang, buktinya kemarin Indonesia sudah menandatangani pakta pertahanan dengan Australia karena sadar betul bahwa ada ancaman perang di depan mata, di Natuna, misalnya, atau di Taiwan, di Utara Filipina. Itu semacam di halaman depan Indonesia,” katanya dikutip.

Hussein menegaskan, kondisi geopolitik justru seharusnya mendorong TNI untuk memprioritaskan kesiapan menghadapi ancaman eksternal, bukan terlibat dalam urusan sipil. Ia mempertanyakan fokus TNI yang, menurutnya, justru mengurusi hal-hal di luar tugas pokoknya, seperti menjaga institusi sipil.

Dominasi militer dalam ranah sipil, lanjut Hussein, juga ditafsirkan publik sebagai bentuk perluasan pengaruh TNI yang melampaui kewenangannya.

Oleh karena itu, Imparsial mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk menegaskan kembali batasan konstitusional pengerahan TNI dan menghentikan wacana pelibatan TNI dalam penjagaan kilang.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.