Koma.id– Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengingatkan kepolisian agar tidak tergesa-gesa mengaitkan penemuan dua kerangka manusia di kawasan Kwitang, Jakarta Pusat, dengan kasus hilangnya dua orang usai aksi unjuk rasa pada Agustus 2025. Peringatan ini disampaikan Wakil Koordinator Bidang Eksternal KontraS, Andrie Yunus, yang menilai langkah kepolisian menyebut dugaan keterkaitan sebelum hasil tes DNA keluar berpotensi memunculkan kesimpulan prematur.
Andrie meminta proses pengambilan dan pengujian sampel DNA dilakukan dengan hati-hati serta hasilnya disampaikan secara transparan kepada publik.
Di sisi lain, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budhi Hermanto, mengonfirmasi bahwa polisi telah menerima hasil tes DNA terkait dua kerangka manusia yang ditemukan di Gedung ACC, Kwitang, pada Sabtu (1/11/2025). Namun, hasil tersebut baru akan diumumkan secara resmi pada Jumat (7/11/2025) mendatang.







