Koma.id | Jakarta – Presiden Prabowo Subianto mewajibkan seluruh menteri Kabinet Merah Putih menggunakan kendaraan dinas Maung buatan PT Pindad. Arahan tersebut disampaikan langsung dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta.
“Sebentar lagi saudara-saudara semua harus pakai Maung, saya nggak mau tahu. Mobil-mobil bagus pakai kalau libur saja,” ujar Prabowo disambut tawa para menteri.
Presiden menegaskan pentingnya kebanggaan terhadap produk dalam negeri. Ia mengaku telah menggunakan Maung sejak dilantik sebagai kepala negara tahun lalu.
IJTI Kecam Manajemen Apartemen Saladin Depok
Langkah Prabowo mendapat dukungan dari sejumlah tokoh politik. Sekjen Partai Golkar Sarmuji menyebut kebijakan tersebut sebagai bentuk keteladanan.
“Sebelum mengimbau bawahan, Presiden sudah memberikan contoh dengan memakai Maung,” kata Sarmuji.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Dede Yusuf turut mendukung penggunaan Maung oleh pejabat negara. Menurutnya, kebijakan ini dapat mendorong kemajuan industri otomotif nasional.
“Daripada menggunakan mobil produksi Eropa, lebih baik memanfaatkan hasil dalam negeri,” ujarnya.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran pengadaan kendaraan dinas Maung telah disiapkan. Namun, realisasi program masih menunggu kesiapan produksi dari PT Pindad.

“Tahun ini harusnya ada (anggaran), tapi kapasitas PT Pindad belum cukup. Jadi (anggarannya) dikembalikan tahun ini,” kata Purbaya di kantor Kemenkeu.
Pemerintah diketahui telah memesan 10.000 unit Maung untuk mendukung kebijakan tersebut. Prioritas distribusi akan diberikan kepada jajaran pemerintah pusat, termasuk menteri, wakil menteri, kepala badan, dan eselon I kementerian.
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya efisiensi anggaran dan penguatan industri strategis nasional di era pemerintahan Prabowo Subianto.








