Koma.id | Karawang – H-2 Lebaran 1446 H tahun 2025 menjadi momen puncak arus mudik yang ditandai dengan peningkatan volume kendaraan secara signifikan. Berdasarkan pantauan udara (drone), kemacetan panjang terjadi di ruas Jalan Tol Layang MBZ hingga Tol Jakarta-Cikampek, terutama di sekitar KM 47 hingga KM 48. Sabtu (29/03/25).
Ribuan kendaraan tampak bergerak perlahan, menciptakan antrean yang mengular hingga beberapa kilometer. Kemacetan ini dipicu oleh tingginya arus kendaraan pemudik yang terus mengalir sejak Jumat malam. Pertemuan arus dari Tol Layang MBZ yang hendak turun ke Tol Jakarta-Cikampek turut memperparah kondisi. Volume kendaraan yang memadati jalur menuju Cikampek dan Gerbang Tol Cikatama hanya bisa bergerak merayap, bahkan sesekali terhenti.
Untuk mengurai kemacetan, Korlantas Polri memberlakukan sistem contraflow mulai dari KM 47 hingga KM 70. Langkah ini diharapkan mampu memperlancar arus kendaraan yang terus meningkat. Namun demikian, kepadatan di titik-titik tertentu masih tidak terhindarkan.

Kemacetan yang terjadi menjadi tantangan bagi para pemudik yang ingin pulang ke kampung halaman. Meski demikian, semangat untuk berkumpul bersama keluarga di hari raya tetap terasa di tengah situasi jalan yang padat.
Berdasarkan perkiraan, puncak arus mudik akan berlangsung hingga Minggu (30/03/25). Para pemudik diimbau untuk tetap bersabar dan mematuhi arahan petugas guna menjaga keselamatan di perjalanan.








