Gulir ke bawah!
NKRI Harga Mati
NKRI Harga Mati
BeritaPolitik

Wacana Pilkada Dipilih DPRD Picu Pro-Kontra, Bahkan Disebut Kemunduran Demokrasi

Views
×

Wacana Pilkada Dipilih DPRD Picu Pro-Kontra, Bahkan Disebut Kemunduran Demokrasi

Sebarkan artikel ini
Wacana Pilkada Dipilih DPRD Picu Pro-Kontra, Bahkan Disebut Kemunduran Demokrasi
Ilustrasi politik transaksional kepala daerah.

Koma.id Wacana pengembalian mekanisme pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, menilai gagasan ini sebagai langkah mundur dalam perkembangan demokrasi di Indonesia.

Menurut Adi, sistem pemilihan kepala daerah secara langsung yang diterapkan pascareformasi merupakan bentuk penghormatan terhadap hak politik rakyat.

Silakan gulirkan ke bawah

Lebih lanjut, Adi mengungkapkan kekhawatiran bahwa jika kepala daerah dipilih DPRD, potensi lahirnya calon tunggal semakin besar. Lantaran semua partai politik kemungkinan akan membangun koalisi besar dengan pemenang pemilihan presiden, sehingga menutup peluang kompetisi yang sehat dalam Pilkada.

Namun, pandangan berbeda datang dari mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso. Ia mendukung wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD dengan alasan efisiensi biaya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.