Gulir ke bawah!
HukumNasional

SDR Nilai Wajar KSST Laporkan Jampidsus ke KPK, Hari: Penyidik Harus Dalami

9301
×

SDR Nilai Wajar KSST Laporkan Jampidsus ke KPK, Hari: Penyidik Harus Dalami

Sebarkan artikel ini

Koma.id, Jakarta – Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR) Hari Purwanto menilai wajar adanya laporan dari Koalisi Sipil Selamatkan Tambang (KSST) terkait Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung RI) Febrie Ardiansyah.

Pasalnya, KSST melaporkan Jampidsus ke KPK atas dugaan adanya kerugian negara yang timbul akibat proses lelang PT Gunung Bara Utama di Kejagung.

Silakan gulirkan ke bawah

Dalam laporan tersebut, KSST didampingi pengacara Deolipa Yumara dan Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso. Sugeng pun menjelaskan aset-aset PT Gunung Bara Utama kala itu disita oleh pihak Kejagung dalam kasus korupsi Jiwasraya dengan nilai Rp 10 triliun pada 2023.

“Ya saya pikir sah-sah saja, karena memang yang dilaporkan oleh temen-temen ini kepada KPK terkait Febrie (Jampidsus),” tegas Hari Purwanto, hari ini.

Dia pun menyesalkan jika aset Jiwasraya mega korupsi ini dijual sangat terlalu murah dengan kandungan yang cukup besar. Artinya harusnya ada keuntungan negara, pemasukan negara yang lebih besar tapi ini kenapa dijual terlalu murah?.

“Tentunya teman-teman yang melaporkan kepada KPK terkait lelang aset Jiwasraya ini juga perlu didalami. Kan prosedur penetapan kemenangan perusahaan ini, apakah sudah sesuai dengan prosedur,” sebutnya.

Dia menyarankan agar aset rampasan korupsi ini bisa dibuka secara umum, apakah ini sudah sesuai dengan prosedur atau aturan payung hukum yang ada.

“Atau ada dugaan main penunjukan langsung. Karena ini ada yang diuntung dari peristiwa ini, apakah individu atau kelompok,” pungkasnya.

Jangan lupa temukan juga kami di Google News.